Bupati Samosir Grebek Lokasi Judi di Sekitar Kantor Bupati, Pengakuan Pelaku Membuat Berang

SAMOSIR, KabarMedan.com | Bupati Kabupaten Samosir Vandiko Timotius bersama dengan Wakil Bupati Martua Sitanggang terjun langsung dalam penggerebekan tempat judi tembak ikan yang berlokasi di sekitar Kantor Bupati yang beralamat di Jl. Simbolon Purba No.Km. 5,5, Rianiate, Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Tindakan tersebut diambil sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat yang sudah resah dengan tindak perjudian tersebut. Bahkan kepala daerah tersebut mengaku dirinya ikut dicemooh karena dianggap ikut menerima hasil pengelolaan judi lantaran dekat dengan kantor pemerintahannya.

“Jadi kronologisnya kemarin waktu sedang memimpin rapat soal penanganan covid di Kabupaten Samosir, saya mendapat pesan masuk lah dari WA ada yang mengirimkan bukti foto bahwa telah terjadi praktek judi di tembak ikan. Itu berlokasi di dekat Kantor Bupati, jadi saya tidak tinggal diam kan. Saya langsung mendatangi lokasi bersama dengan aparat penegak hukum dan juga Satpol PP,” ujar Vandiko saat diwawancarai, Rabu (7/7/2021).

Baca Juga:  Program IM3 Pasti Simpel Buat Pelanggan Sumatra Bawa Pulang Motor Listrik

Vandiko mengatakan bahwa lokasi judi tersebut sangat dekat dengan Kantor Bupati Samosir. Awalnya pihak pemerintah daerah Samosir mendapatkan laporan terdapat dua tempat judi, namun setelah diadakannya pengembangan dari pelaku yang diamankan, ternyata ada empat lokasi judi di daerah sekitar Kantor Bupati.

Kini alat judi tersebut telah diamankan oleh pihak yang berwajib. Vandiko juga sangat berang mengetahui bahwa tindak ilegal tersebut dilakukan di pusat pemerintahan.

“Dan yang paling membuat saya terkejut itu ketika saya menanyai pemilik warung; kenapa Bapak/Ibu berani sekali menyediakan tempat seperti ini di dekat Kantor Bupati, mereka mengatakan bahwa justru karena di dekat Kantor Bupati ini kami merasa aman,” tuturnya.

Baca Juga:  Polres Sergai Musnahkan Barbut Narkoba, 100 Gram Sabu dan 19 Butir Ekstasi

“Ini ibaratnya kurang ajarlah para penyuplai ini sampai berani menjamin kepada pemilik warung bahwa aman di sekitar Kantor Bupati. Saya rasa ini sudah merusak dan mencoreng marwah Pemerintah Kabupaten,” sambung Vandiko.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap praktek-praktek ilegal yang melanggar hukum di Kabupaten Samosir. Masyarakat juga dipersilahkan untuk melaporkan langsung dengan melampirkan bukti berupa foto agar langsung dapat dilakukan tindak lanjut.

“Saya akan tindak tegas, segala bentuk judi ya, tidak hanya judi tapi togel atau sebagainya akan kami tindak. Narkoba dan prostitusi juga akan kami tindak. Ini sebagai Samosir adalah titik nol peradaban orang Batak, ada sisi budaya, sisi religinya, maka tidak sepantasnya lah dirusak moral-moral masyarakat,” tutupnya. [KM-06]