MEDAN, KabarMedan.com | Kekasih almarhum Fahrul Hanafi (22), Ila tak kuasa menahan tangis ketika mengetahui berita duka dari temannya. Sebelumnya, almarhum sempat mengajaknya pergi jauh untuk membuat kenangan. Ajakan itu tak kesampaian karena maut merenggutnya dalam kecelakaan yang menewaskan 9 orang di kawasan Pabatu, Tebing Tinggi pada Minggu (21/2/2021) malam.
Sambil mengusap air matanya, warga Pasar V, Marelan ini menceritakan, terakhir kali dia berkomunikasi melalui aplikasi percakapan WhatsApp dengan almarhum pada hari Sabtu (20/2/2021). Dalam beberapa waktu belakangan dia jarang ketemu dengan kekasihnya karena kesibukan kuliah masing-masing.
“Dia ngajak pigi jauh tapi tak jauh kayak gini,” katanya sembari menghempaskan handphone-nya ke jok sepeda motor dan terus menangis.
Dia mengetahui sesuatu terjadi kepada kekasihnya setelah kawannya memposting foto (tidak dijelaskannya di mana). Selanjutnya dia menanyakan kepada temannya dan dijawab bahwa bahwa Fahrul mengalami kecelakaan. “Saya tanya, mas Fahrul kenapa, Fahrul kecelakaan tadi malam di Tebing Tinggi,” katanya.
Dikatakannya, pada tanggal 23 Januari lalu, Fahrul sempat mengajaknya pergi jauh untuk membuat kenangan seruseruan. Belum kesampaian, kekasihnya sudah lebih dahulu pergi. Ila pun membacakan percakapannya dengan almarhum.
“Kemana kita dek. Adek maunya kita pigi kemana. Pergi jalan-jalan yang jauh. Biar kita langsung buat kenangan yang seru-seru. Nggak pulang pun gak apa-apa. Ayok ke Berastagi. Kapan adek gak sibuk. Harusnya Minggu semalam kami pigi. Ngajak tanggal 23,” katanya.
Usai mengungkapkan perasaannya, Ila kemudian diantar oleh beberapa pelayat lainnya menuju rumah duka. Di rumah duka, Ila menyalami ayah almarhum Fahrul kemudian masuk ke dalam rumah dan duduk di dekat ibunda almarhum Fahrul di samping jenazah yang ditutup kain putih. Suara tangis dan doa terdengar dari dalam rumah tersebut.
Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut menewaskan 9 orang dalam mobil Avanza setelah menabrak bus Intra terjadi di kawasan Pabatu, Tebing Tinggi. Dalam keterangan polisi yang dihimpun, kejadian itu tepatnya di Jalan Umum Tebing Tinggi – Pematang Siantar Km 89-90.
Tepatnya di Dusun V Desa G. Kataran Kec Tebing Tinggi Kab Serdang Bedagai. Seluruh korban yang meninggal dunia merupakan warga Dusun IX Kenangan, Desa Laut Dendang, Kecamatan Percut Seituan.
“Pengemudi mobil Avanza dan 8 penumpangnya meninggal dunia,” sebut Direktur Lalulintas Polda Sumut, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda, Senin (22/2/21).
Dari data yang diperoleh, korban meninggal dunia yakni Fahrul Hanafi (22), Nur Anissa (22), Isma Al Jannah (22), Nadila Anggreyani Nasution (17). Kemudian Arzita (19), Fiqih Anugrah (18), Rafika Anggreyani (17), Ahmad Ridho Zaki (16), dan Juwita Asri Sormin (19).
Dari penyelidikan awal kecelakaan bermula saat mobil Avanza yang melaju dari Kota Pematangsiantar menuju arah Tebingtinggi. Mobil yang dikemudikan Fahrul Hanafi diduga terlalu melebar ke kanan saat melintas di lokasi kejadian. Di saat bersamaan, bus Intra BK 7091 TL dari arah Medan menuju arah Pematangsiantar.
“Sehingga terjadi kecelakaan lalu lintas dimana bagian depan sebelah kiri dari Bus Intra membentur bagian samping sebelah kiri dari Avanza,” ujarnya.
Akibat dari kejadian tersebut, pengemudi dan penumpang Avanza mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian. [KM-05]














