Citra Andy Cabut Laporan soal Pelecehan yang Seret Nama Suami Olla Ramlan

MEDAN, KabarMedan.com | Citra Andy, sosok wanita yang mengaku menjadi korban penganiayaan dan pelecehan seksual kini mencabut laporannya. Kasus tersebut sempat semakin heboh karena menyeret nama suami artis ibu kota Olla Ramlan, yaitu Aufar Hutapea.

“Benar, laporan tersebut sudah dicabut oleh saudara Citra,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol M Firdaus pada Sabtu (2/4/2022).

Namun Firdaus belum menjelaskan waktu pencabutan maupun alasan dari Citra Andy melakukan pencabutan terhadap laporannya.

Sebagaimana yang diketahui, Citra Andy viral setelah curhatannya di media social beberapa waktu lalu. Ia mengaku mendapatkan tindakan pelecahan dan penganiayaan di salah satu Cafe di Jalan Sei Serayu, Kota Medan.

Dalam postingannya, Citra mengatakan dirinya pergi ke Cafe tersebut bersama temannya yang bernama Aufar Hutapea, suami dari artis Olla Ramlan. Saat itu, Aufar disebut pergi ke lantai bawah untuk memesan makanan dan minuman.

Baca Juga:  Program IM3 Pasti Simpel Buat Pelanggan Sumatra Bawa Pulang Motor Listrik

“Selanjutnya tinggal lah saya dengan teman-teman Aufar yang lain serta pelayan Cafe Kuhi yang berada di atas. Kemudian teman Aufar yang tidak saya kenal menemui saya dan berkara ‘minta nomor Hp mu dek’, saya menjawab nggak ada,” tulisnya, dilihat pada Rabu (16/3/2022).

Tak lama kemudian, lanjut Citra, pria tersebut melakukan tindak pelecehan dengan cara memegang area payudaranya. Hal itu disaksikan oleh teman-teman Aufar yang lain serta pelayan Cafe.

Aufar pun kembali, Citra menceritakan temannya itu hanya melihat saja ketika dirinya dilecehkan dan dianiaya oleh pelaku.

Baca Juga:  Polres Sergai Musnahkan Barbut Narkoba, 100 Gram Sabu dan 19 Butir Ekstasi

“Teman saya Aufar hanya diam saja dan membiarkan saya dianiaya dan dilecehkan,” tuturnya.

Tak ada satupun di lokasi kejadian yang berani menolong Citra. Ia menyebut dirinya sampai diseret di lantai oleh pelaku. Tak hanya itu, pelaku diduga menendang dan memukul pada bagian belakang pinggul dan lutut kiri dan kanan secara membabi buta.

“Tidak sampai di situ saja, setelah pelaku selesai melakukan penganiayaan kepada saya, teman pelaku lainnya kembali menyeret paksa saya keluar sampai ke parkiran yang mengakibatkan lengan sebelah kiri dan kanan saya memar dan sakit,” ujarnya. [KM-06]