Demo Kenaikan BBM Terus Bergulir, DPRD Sumut Janji Panggil Pemprov dan Pertamina

Foto: KabarMedan.com

MEDAN, KabarMedan.com | Protes kenaikan BBM masih terus bergulir. Setelah Kesatuan Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), kini Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) yang melakukan aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Provinsi Sumatera Utara, Jalan Imam Bonjol No. 5, Kota Medan pada Rabu (7/4/2021).

Massa aksi menuntut aturan kenaikan yang dinilai tiba-tiba dan tidak melibatkan seluruh pihak dalam pengambilan kebijakan.

“Yang menjadi tuntutan kami, mengapa pihak pertamina menaikkan BBM tanpa ada pemberitahuan maupun persetujuan dari pihak DPRD, makanya kami sebagai mahasiswa dan bagian dari masyarakat Sumatera Utara meminta ke anggota DPRD untuk menuntaskan masalah itu dan memanggil pihak pertamina,” ujar Ketua PMII Medan, Rahmad Ritonga.

Tak terlalu lama dari aksi yang bergulir, anggota DPRD Sumatera Utara keluar menemui massa aksi. Wakil Ketua DPRD Sumut dari Fraksi Nasdem, Rahmansyah Sibarani menyampaikan bahwa DPRD Sumut akan segera melakukan pemanggilan kepada pihak Pemerintah Provinsi dan Pertamina.

Baca Juga:  Program IM3 Pasti Simpel Buat Pelanggan Sumatra Bawa Pulang Motor Listrik

“Kami telah sampaikan kritik atas apa yang saudara-saudara tuntut. Namun secara kelembagaan tentu ada proses yang mengikat kami, kami telah agendakan tanggal 12 (April) akan memanggil pihak Provinsi Sumatera Utara dan Pertamina ke DPRD Sumatera Utara, yang telah diagendakan semalam oleh Badan Musyawarah DPRD Provinsi Sumatera Utara yang dipanggil oleh Komisi B dan C,” ujarnya.

Anggota DPRD Subandi dari Fraksi Partai Gerindra juga mengingatkan untuk tidak sembarangan dalam menerima dan menyuarakan informasi agar tidak terjadi kesalahpahaman.

“Jangan ada hal-hal yang disampaikan yang tidak benar, misalnya karena kenaikan itu harga minyak di Sumatera Utara lebih tinggi dari Riau. Itu tidak benar itu, boleh dicek. Justru selama ini kita lebih rendah dari Riau, jadi harus kita luruskan informasi-informasi itu,” katanya.

Baca Juga:  Polres Sergai Musnahkan Barbut Narkoba, 100 Gram Sabu dan 19 Butir Ekstasi

“Baik itu Riau, Padang, itu lebih tinggi daripada kita. Justru kalau kita pun naik, masih sama dengan Riau dan Padang. Karena mereka duluan 7,5 persen mengutip PBBKBnya, kita dari dulu 5 persen, sudah 10 tahunan,” sambung Subandi.

Setelah berdialog dengan anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, PMII melalui Rahmad Ritonga menegaskan bahwa pihaknya akan melalukan pengawasan terhadap upaya yang dilakukan terhadap kenaikan BBM ini.

“Kalau memang sesuai yang dijadwalkan itu tidak datang, maka kami akan terus turun aksi untuk menuntut penyataan sikap atas kenaikan BBM ini,” tuturnya. [KM-06]