Diduga Tercemar Limbah, Air Menghitam di Langkat Sebabkan Ribuan Ikan Mati

LANGKAT, KabarMedan.com | Dinas Lingkungan Hidup bersama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan meninjau lokasi perairan sungai yang menghitam di Sungai Sei Sirah, Kecamatan Besitang Hilir, Kabupaten Langkat pada Rabu, (15/9/2021).

“Sesuai dengan laporan masyarakat, banyaknya ikan yang mati disungai. Kami Dinas Lingkungan Hidup bersama Dinas Kelautan dan Perikanan meninjau lokasi secara langsung,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Langkat, Iskandar Zulkarnaen Tarigan.

Ia menjelaskan, bahwa pihaknya menelusuri sungai menggunakan sampan dan mengambil sampel air beserta ikan yang mati untuk kepentingan uji laboratorium.

Baca Juga:  Positif Gunakan Narkotika, 27 Orang Pengunjung Hiburan Malam di Sergai Diamankan

“Sampel sudah kita kirim ke Provinsi, jadi 14 hari kedepan kita tunggu hasilnya,” jelasnya.

Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui tentang zat yang terkandung dalam air yang menghitam dan penyebab matinya ribuan ikan tersebut.

Dugaan sementara, dari penyebab matinya ribuan ikan dan hewan air itu adalah pencemaran limbah di Sungai Sei Sirah yang berasal dari beberapa pabrik di sekitar sungai.

“Jika ada pencemaran, berarti ini akan kita tindak lanjuti ke perusahaan pabrik yang terdapat di sekitar teluk itu. Kita akan menyelesaikan persoalan ini sampai tuntas,” tutup Iskandar Zulkarnaen Tarigan.

Baca Juga:  Sehari Empat Kecelakaan Terjadi di Sergai, Tiga Luka dan Dua Patah Kaki

Sementara itu, warga sekitar sungai mengaku merasa terganggu dengan kejadian menghitamnya air tersebut, belum lagi banyak ikan yang mati sehingga sebabkan bau yang tak sedap.

“Sekitar rumah saya hanya aliran dari titik sungai yang menghitam, namun disini saja baunya sudah terasa. Saya juga kasihan lihat para nelayan yang penghasilannya menurun akibat kejadian ini,” ujar warga sekitar, Syawaluddin yang dikonfirmasi melalui telepon (15/9/2021). [KM-101]