MEDAN, KabarMedan.com | Ketua Umum Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) Sumatera Utara, Syahrul Akbar, menilai perekonomian saat ini semakin lesu.
Pasalnya, pemerintah hanya fokus pada infrastruktur dan pengusaha start up besar (unicorn) tanpa memperhatikan pengusaha UMKM.
Demikian dikatakannya dalam Silaturahmi dan Diskusi “Kompleksitas Permasalahan Dunia Usaha, Stabilitas Harga, Keberpihakan dan Keamanan Berwirausaha” yang digelar Aliansi Pengusaha Nasional, di Cafe Potret, Jalan Wahid Hasyim Medan, Jumat (12/4/2019) malam.
“Kebijakan pembangunan infrastruktur dari pemimpin sekarang ini sangat mengganggu UMKM. Saya melihat kondisi pasar bengkel dulu bergairah, namun sekarang kian lesu,” katanya.
Selain itu, banyak pengelolaan berbagai sumber daya alam di Indonesia masih dikuasai oleh asing.
“Pengelolaan sumber daya alam kita dikuasai oleh asing, padahal banyak universitas unggul di Sumut dan ribuan hasil peneliti para mahasiswa,” ujarnya.
Pengusaha Erwin Aksa mengatakan, bergabungnya dua tokoh nasional ke pasangan nomor urut 2, dinilai menambah energi baru bagi kemenangan bagi Prabowo-Sandi.
“Hari ini Dahlan Iskan dan Gatot Nurmantyo ikut bergabung dalam acara pidato kebangsaan Prabowo. Ini energi baru untuk kemenangan Prabowo-Sandi,” jelasnya.
Ia mengajak para pengusaha Sumatera Utara untuk berperan serta dalam memenangkan pasangan nomor urut 02.
“Mari kita kawal suara Prabowo-Sandi di TPS pada 17 April 2019,” pungkasnya. [KM-03]














