JAWA TENGAH, KabarMedan.com | Masyarakat dikejutkan dengan peristiwa seorang ibu bernama Kanti Utami (35) menggorok leher tiga anaknya di Desa Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Anak kedua Kanti Utami, ARK yang masih berusia 6 tahun terluka di bagian leher dan meninggal dunia di tempat. Anak pertama, S yang berusia 10 tahun terluka di bagian dada, dan anak ketiga E berusia 4 tahun terluka di bagian leher.
Berdasarkan pengakuan pelaku dari video yang beredar viral, Kanti Utami mengungkap alasan perbuatan kejinya terhadap sang anak. Ia pun membantah dirinya disebut gila.
“Saya nggak gila pak. Saya pengen disayang,” ujarnya dari balik penjara, dilihat pada Senin (21/3/2022).
“Pengen disayang siapa?” tanya pria yang merekam video.
“Sama suami,” jawabnya.
Diketahui, suami Kanti Utami tengah merantau di Jakarta. Ia pun menyebut kontrak suaminya yang habis. Diduga permasalahan ekonomi juga menjadi penyebab Kanti melakukan perbuatannya.
Kanti menyebut ia hendak membunuh sebab ingin menyelamatkan anak-anaknya dari kehidupan sulit. Bagi Kanti, itu adalah jalan terbaik untuk anaknya.
“Saya ingin menyelamatkan anak-anak, biar nggak dibentak-bentak. Mendingan mati aja, nggak perlu ngerasain sedih. Harus mati aja, biar nggak sakit kayak saya dari kecil, nggak ada yang tahu saya memendam puluhan tahun,” tutur Kanti Utami.
Kanti Utami diamankan oleh Kepolisian Resor Brebes dengan sejumlah barang bukti berupa pisau kater, sprei kasur, bantal dan satu unit Hp.
Dua anak Kanti yang terluka pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit untuk mendapatkan pertolongan.
Kasat Reskrim Polres Brebes AKP Syuaib Abdulllah mengatakan, saat ini Kanti belum ditetapkan sebagai tersangka. Dugaan sementara pelaku mengalami depresi atau gangguaan jiwa.
“Kita hati-hati dalam penetapan status tersangka, oleh karena itu nanti kita panggil ahli kejiwaan,” katanya. [KM-06]














