MEDAN, KabarMedan.com | Satu jasad korban mobil yang masuk ke jurang di Kawasan Buluh Didi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitelle Tali Ureng Jehe, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara kembali teridentfikasi.
Kapolres Subulussalam, Qori Wicaksono mengatakan bahwa jenazah korban yang ditemukan dan dievakuasi pada Selasa (14/12/2021) bernama Arman Yusuf, merupakan sopir dari mobil berplat BL 1537 EF tersebut.
Ciri-ciri khusus yang dikonfirmasi oleh pihak keluarga meyakinkan bahwa jasad tersebut merupakan Arman Yusuf (50). Hal tersebut makin dikuatkan saat jam yang karet yang dikenakan korban merupakan hadiah dari anak kandungnya.
“Identitas korban kedua yang kita temukan itu sopir bernama Arman Yusuf, 50 Tahun. Ciri-ciri khusus juga sudah dikonfirmasi oleh keluarga,” ujarnya.
Qori menyebut korban diserahkan ke pihak keluarga dan kemudian dibawa ke Kabupaten Aceh Barat seusai diidentifikasi.
Sebelumnya petugas juga telah menemukan jenazah wanita yang akhirnya berhasil diidentifikasi. Korban diketahui bernama Khairumi, berusia 22 tahun yang merupakan Mahasiswi Stikes Helvetia Kota Medan.
Warga Desa Ujong Tanoh Darat, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat tersebut ditemukan oleh warga terapung pada Senin (13/12/2021) sore di sungai Lae Kombih, Desa Sikelang, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Aceh.
Qori Wicaksono menegaskan upaya pencarian korban mobil Innova plat BL 1547 EF tersebut masih akan terus dilakukan. Mobil yang melaju dari Kota Subulussalam, Aceh itu sebelumnya masuk ke jurang dengan kedalaman lebih kurang 50 meter diduga akibat sopir mengantuk. [KM-06]














