MEDAN, KabarMedan.com | Presiden Joko Widodo meminta agar harga tes PCR Covid-19 diturunkan ke angka Rp 450-550 ribu. Hal tersebut ia ungkapkan di kanal Youtube Sekretariat Presiden.
“Saya sudah berbicara dengan Menteri Kesehatan mengenai hal ini, saya minta agar biaya tes PCR berada di kisaran antara 450 ribu sampai 550 ribu,” ujar Jokowi.
Selain itu, Jokowi meminta agar hasil tes PCR dapat diterima lebih cepat. Tindakan tersebut, menurutnya, akan memperbanyak testing yang dilakukan dan tentunya membantu dalam penanganan Covid-19.
Menanggapi hal tersebut, Edy Rahmayadi mengatakan dirinya malah menginginkan tes PCR bisa diberikan gratis kepada warga.
“Maunya kalau saya gratis, bukan turun,” ujar Edy, Senin (16/8/2021).
Namun ia mengatakan hal tersebut perlu dikaji lagi, sebab itu adalah bagian dari pembahasan perdagangan.
“Itu perlu dikaji lagi dengan ahlinya, saya tak mengerti, itu urusan dagang,” tuturnya.
Sebelumnya Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi kembali menyampaikan kekurangan pasukan obat untuk pasien Covid-19 di Sumatera Utara pada pemerintah pusat.
Hal tersebut ia sampaikan saat rapat bersama Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Kepala BNPB sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito.
“Perlu kami laporkan bahwa ketersediaan obat seperti remdesivir, actemra, dan lainnya sudah tidak tersedia di beberapa rumah sakit. Kami minta percepatan mengenai obat-obatan,” ujar Edy. [KM-06]














