MEDAN, KabarMedan.com | Fakta baru terkait kerangkeng manusia milik Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin terungkap. Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto menyebut ada tiga orang yang tewas sejak tahun 2015 lalu.
“Dari laporan ada tiga orang yang tewas kalau nggak salah. Ya, ada tiga orang. Ada yang tahun 2015, ada yang tahun 2021,” ujarnya, Jum’at (4/2/2022).
Namun kepolisian dikatakan Agus belum dapat menyimpulkan penyebab tewasnya orang-orang yang ada dalam kerangkeng itu.
“Kita masih arahkan penyidik untuk mengusut tuntas, ya kira-kira nanti melalui hasil penyidikan lah akan terungkap seperti apa,” katanya.
Agus pun membantah bahwa orang-orang yang ada di dalam kerangkeng itu disebut sebagai warga binaan sebab adanya perampasan hak asasi dalam tindakan tersebut.
“Narasi kalau itu adalah tempat rehab saya minta itu didrop kerena memang itu tidak layak untuk disebut tempat rehab,” tuturnya.
Mantan Kapolda Sumut itu mengatakan tempat tersebut tidak memenuhi syarat dan ketentuan sebagai tempat rehabilitasi. [KM-06]














