Kapolda Sumut: Terduga Teroris Berlatih di Kabupaten Karo

MEDAN, KabarMedan.com | Sebanyak 23 terduga teroris sudah diamankan di wilayah Sumut dan Aceh. Kabar terakhir, dua di antaranya menyerahkan diri ke Polsek Hamparan Perak, pada Minggu (17/11).

Saat ini mereka ditahan di rumah tahanan Polda Sumut. Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto mengatakan, mereka berlatih di Kabupaten Karo. Namu, Agus tidak merinci di mana titik tempat pelatihannya di Kabupaten dengan 17 Kecamatan dan 269 Desa itu.

“Sebelumnya mereka latihan juga, di daerah Karo. Tolong lah latihan-latihan kuda, manah, untuk apa sih,” katanya, Senin (18/11/219).

Baca Juga:  Polres Sergai Amankan 58 Orang Selama Operasi Antik 2026

Ia mengatakan, saat ini waktunya untuk berinovasi, kreatif karena ke depan bangsa ini akan berhadapan dengan persaingan global yang membutuhkan sumber daya manusia yang siap menghadapi zamannya.

“Jangan dibalikkan ke zaman batu. Ini zaman tak bisa berhenti, bisa berkembang setiap saat, kemajuannya setiap hari, bisa berubah,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, tim gabungan Polda Sumatera Utara, Polrestabes Medan, Polres Pelabuhan Belawan, dan dibantu tim Densus 88 Mabes Polri melakukan penyelidikan jaringan pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan.

Agus mengatakan, hingga hari ini sudah 23 terduga teroris yang diamankan di rumah tahanan Polda Sumatera Utara dari sebelumnya 18. Pada Minggu (17/11/2019), terjadi penambahan lima orang. Tiga di antaranya ditangkap di Medan dan dua orang menyerahkan diri ke Polsek Hamparan Perak.

Baca Juga:  Sehari Empat Kecelakaan Terjadi di Sergai, Tiga Luka dan Dua Patah Kaki

Agus juga meminta agar keluarga Rabbial untuk datang ke RS Bhayangkara Medan untuk dites DNA-nya untuk dicocokkan dengan DNA pelaku sehingga jenazahnya dapat dikembalikan kepada keluarganya.

“Tapi saya dengar ada laporan masyarakat yang menolak untuk dilakukan pemakaman di sana. Saya tidak bisa mengomentari reaksi masyarakat,” pungkasnya. [KM-05]