Kasus Self Plagiarism Belum Selesai, MWA Dikabarkan Tolak Pelantikan Rektor USU Terpilih

MEDAN, KabarMedan.com | Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Sumatera Utara (USU) dikabarkan menolak pelantikan Rektor USU Terpilih Muryanto Amin yang rencananya akan dilakukan tanggal 28 Januari 2021 mendatang di Jakarta.

Penolakan tersebut santer terdengar setelah beredarnya surat Nomor: 4607/MPK.A/RHS/KP/2021 dari Kementerian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud) yang ditujukan kepada MWA USU agar tetap melaksanakan pelantikan terhadap pengganti Runtung Sitepu tersebut.

Atas surat dan jadwal pelantikan tersebut, Kemendikbud memperhatikan empat poin, yaitu hasil pemilihan pada tanggal 3 Desember 2020 lalu, hasil rapat MWA tanggal 15 Januari 2021 dengan salah satu agenda mengenai persiapan pelantikan Rektor USU, masukan dan keluhan masyarakat, dan proses hukum yang adil.

Sekretaris MWA USU, Guslihan Dasatjipta menyampaikan bahwa pihaknya tidak menolak pelaksanaan pelantikan, melainkan meminta kepada Kemendikbud untuk terlebih dahulu membuktikan kasus self plagiarism yang menyeret nama Rektor USU Terpilih Periode 2021-2026 itu.

“Saya bukan menolak pelantikan Rektor Terpilih, tapi saya berpendapat bahwa seharusnya Kemendikbud menyelesaikan soal self plagiarism terlebih dahulu,” ujar Guslihan, Senin (25/1/2021).

Baca Juga:  Polres Sergai Musnahkan Barbut Narkoba, 100 Gram Sabu dan 19 Butir Ekstasi

Guslihan pun menegaskan bahwa hingga saat ini Kemendikbud belum memberi tanggapan soal plagiat, yang menyeret nama Muryanto Amin.

“Aku bukan menolak untuk dilantik, poinnya soal plagiarisme-nya. Tetapi hanya minta kepada Kemendikbud itu selesaikan dulu soal plagiatnya. Terlepas dari itu, semuanya ada di keputusan MWA USU ke depan. Karena yang melantik ketua MWA USU,” tandasnya.

Guslihan juga menyampaikan bahwa MWA USU hingga saat ini belum menerima secara resmi surat dari Kemendikbud.

“Nah sebenarnya surat resminya belum sampai. Kalau sudah beredar, mungkin akan sampai hari ini,” katanya.

Sebelumnya kabar pelantikan tersebut telah dibenarkan oleh Anggota MWA USU, Hasyim Purba yang mengatakan pelantikan Rektor Terpilih akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal yang tertera.

“Ya tanggal 28 nanti akan dilantik di Jakarta,” ujarnya, Sabtu (23/1/2021).

Muryanto Amin terpilih menjadi Rektor periode 2021-2026 setelah meraih total 57,75% suara. Muri mengungguli pesaingnya, Farhat 35,75% suara dan Muhammad Arif 6,5% suara. Setelah itu, Dekan FISIP tersebut terseret isu self plagiarism. Tiga jurnal Muryanto yang terbit dalam waktu berbeda menjadi pokok penelusuran, yakni A New Patronage Networks of Pemuda Pancasila in Governor Election of North Sumatera’ yang terbit pada jurnal Man In India tahun 2017, kemudian ‘A New Patronage Networks of Pemuda Pancasila in Governor Election of North Sumatera Year 2013’ pada jurnal The Social Science Medwell Journal tahun 2017 dan ‘New Patronage Networks of Pemuda Pancasila in Governor Election of North Sumatera in 2013′ pada International Journal of Scientific Research an Management (IJSRM) vol 6 no 01’ tahun 2018.

Baca Juga:  Program IM3 Pasti Simpel Buat Pelanggan Sumatra Bawa Pulang Motor Listrik

Runtung Sitepu selaku Rektor USU memutuskan Muryanto Amin bersalah dalam keputusan Rektor USU Nomor: 82/UN5.1.R/SK/KPM/2021 tentang Penetapan Sanksi Pelanggaran Norma Etika Akademik/Etika Keilmuan dan Moral Civitas Akademika atas nama Dr. Muryanto Amin, S.Sos, M.Si dalam kasus plagiarisme pada tanggal 14 Januari 2021. [KM-06]