KOMPAS Pertanyakan Mutasi Ka. KUA Rampah ke Silinda

SERGAI, KabarMedan.com | Gabungan Komunitas Masyarakat Pembela Aspirasi (KOMPAS) Serdang Bedagai (Sergai), menggelar aksi damai mempertanyakan kebijakan Kemenag Sergai terkait mutasi Ka. KUA Sei Rampah, Muhammad Leno S.Ag ke Kecamatan Silinda.

Aksi damai dilakukan di depan kantor Kemenag Sergai, Perkantoran Vertikal Sergai, Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah, Senin (28/01/2019).

Dalam orasinya, massa mempertanyakan soal kebijakan Kankemenag Sergai melakukan mutasi terhadap Muhammad Leno yang baru menjabat dua bulan sebagai Ka. KUA Sei Rampah ke Kecamatan Silinda dengan tanpa sebab.

Massa KOMPAS meminta Kakankemenag memberikan penjelasan terkait hal tersebut, namun, H. Syafii MA selaku Kakankemenag Sergai tak kunjung tiba karena sedang tidak berada di tempat.

Tak lama berselang, perwakilan massa diterima oleh Kasubag TU, Syarifuddin Daulay untuk melakukan mediasi, terkait permasalahan tersebut.

Baca Juga:  Listrik Padam, Cafe di Kota Medan Padat

Dedi Irwansyah, perwakilan massa usai mediasi kepada wartawan mengatakan, mediasi yang dilakukan bersama Kasubag TU Kankemenag Sergai tidak menemui titik temu.

Ia mengungkapkan, Muhammad Leno merupakan pribadi yang baik, dapat bergaul dengan semua komunitas, sehingga alasan untuk memutasikannya harus jelas, dan tidak lantaran masalah pribadi.

Olehkarenanya, Ia berjanji jika tidak ada penjelasan dari Kakankemenag soal mutasi ini maka akan kembali dengan massa yang lebih banyak lagi.

“Saya Dedi Irwansyah yang juga Ketua Foum Umat Islam Bersatu, kalau tidak ada penjelasan dari Kakankemnag soal mutasi ini, maka kami berjanji akan kembali dengan massa yang lebih banyak lagi”, tegasnya.

Senada disampaikan Ketua Komando Inti (KOTI) PP Sergai, Gobel Hermanto, bahwa mediasi yang dilakukan tidak menemui hasil, dan sesuai dengan tuntutan mereka harus ada penjelasan dari Kakankemenag soal ini.

Baca Juga:  Listrik Padam, Cafe di Kota Medan Padat

“Kami minta penjelasan Kakankemenag, jika tidak maka kami akan turunkan anggota KOTI dan Masyarakat bila tidak ditanggapi masalah ini nantinya”, tegas Dia.

Sementara, Kasubag TU Kankemenag Sergai, H.Syarifuddin Daulay kepada wartawan mengatakan bahwa soal aksi unjuk rasa merupakan hal yg wajar karena ingin bertanya kebijakan mutasi.

Namun dirinya, tidak dapat menjelaskan dengan rinci sebab apa yang disampaikan pimpinan yakni Kakankemnag itulah yang disampaikannya kepada perwakilan massa yang hadir.

“Saya selalu Kasubag TU, apa yang disampaikan pimpinan itu yang disampaikan, itu adalah kebijaksanaan”, katanya.

Soal proses mutasi ia menjelaskan Prosesnya dari Kanwil, pejabat eselon IV tingkat Kanwil, namun usulan darimana Ia enggan berkomentar.

“Terkait dengan pertanyaan itu, saya tidak berkomentar, itu adalah kebijkan pimpinan”, pungkasnya.[KM-04]