MEDAN, KabarMedan.com | Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan di sekitar Bouy 1 Belawan, Selasa (9/2/2016). Danlantamal 1 Belawan, Laksamana Pertama TNI Yudo Margono mengatakan, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh kapal kepanduan AP.016 yang dinakhodai Kliwon dalam keadaan terapung di laut.
“Nakhoda yang melihat lalu memerintahkan ABK untuk mengikat mayat tersebut pada lambung kanan kapal,” ungkapnya.
Sang nahkoda kemudian mengontak pihak Syahbandar lewat radio untuk proses penjemputan mayat tersebut.
“Kapal KPLP KN.5205 yang dinakhodai Didik Syahputra kemudian tiba dilokasi untuk penjemputan mayat dan selanjutnya dibawa ke dermaga umum Ujung Baru untuk dilakukan evakuasi,” jelasnya.
Selanjutnya, mayat tersebut dibawa dengan ambulans milik Dinas Kesehatan Kota Medan untuk dibawa Rumah Sakit TNI AL Belawan.
“Dugaan sementara mayat tersebut adalah ABK KM Bintang Terang XII atas nama Suwardi alias Wardi (29) yang hilang saat dihantam ombak, pada Senin (8/2/2016) di sekitar perairan Bouy 1 Belawan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kasi Operasi Kantor SAR Medan, Agus Wibisono mengatakan, korban yang ditemukan tewas diketahui bernama Suwardi (30), yang merupakan ABK KM Bintang Terang XII.
“Korban diduga sempat terjebak di ruang mesin saat kapal karam dihantam ombak,” sebutnya.
Dengan ditemukannya Suwardi, jumlah korban tewas dalam kasus karamnya kapal ini menjadi 2 orang. Sehari sebelumnya, awak kapal pandu telah menemukan korban tewas lain, yaitu Irwansyah. Sementara itu, 14 ABK lain sudah ditemukan selamat. Tiga diantaranya terluka dan sudah mendapat perawatan di RS TNI AL di Belawan. [KM-03]














