MEDAN, KabarMedan.com | Selama libur panjang yang dimulai dari Kamis (29/10/2020), masyarakat diimbau untuk tetap menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19. Hal tersebut harus dilakukan untuk mencegah terjadinya penularan. Medan Zoo, sebagai salah satu tempat destinasi wisata sudah memiliki fasilitas sesuai protokol kesehatan.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Medan, dr. Mardohar, ketika dikonfirmasi melalui telepon mengatakan, selama ini imbauan menerapkan protokol kesehatan sudah terus dilakukan. “Apalagi di masa libur panjang ini, imbauan itu kan berantai dari pusat, ke provinsi lalu ke kita,” ujarnya.
Masyarakat, diimbau agar tetap memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan. Protokol kesehatan teresebut, kata dia, bersifat wajib untuk dilakukan. Begitupun masyarakat yang keluar kota dengan penerbangan, harus melewati rapid test terlebih dahulu.
“Jika ada penerbangan tetap dilakukan rapid test, itu ketentuannya. Tunjukkan tiket terus rapid test. Nah, kesiapan-kesiapan itu terus dimatangkan, tujuannya semua baik lah,” katanya.
Begitupun kepada pengelola wisata harus menyediakan fasilitas sesuai protokol kesehatan. Pihaknya juga selalu melakukan sosialisasi kepada pengelola plaza tentang penerapan protokol kesehatan. “Edukasi dan sosialisasi terus kita lakukan. Namun implementasi di masyarakat yang harus dikuatkan,” katanya.
Surati Gugus Tugas Kecamatan
Ditambahkannya, saat ini untuk menggelar pesta pernikahan dapat dilakukan. Hanya saja, harus menyurati Gugus Tugas di tingkat kecamatan terlebih dahulu. “Kalau mau bikin keramaian surati dulu tetap ke wilayahnya ke kecamatan, artinya ada 21 Gugus Tugas mini di kecamatan. Itu nanti di mereka dulu.
Kesiapan di Medan Zoo
Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Pembangunan, Putrama Al Khairy mengatakan, setiap orang yang akan memasuki Medan Zoo harus melewati tahapan sesuai protokol kesehatan. Mulai dari pengecekan suhu, mencuci tangan dan harus menjaga jarak. “Di Medan Zoo, protokol kesehatan tetap dilaksanakan. Semua harus melaksanakan 3 M itu,” katanya.
Ketika ditanya kesiapannya menghadapi libur panjang, menurutnya tidak ada persiapan khusus. Yang jelas, fasilitas yang sesuai protokol kesehatan sudah dipersiapkan. Mengenai lonjakan pengunjung, menurutnya, Medan Zoo memiliki luas 30 hektare. Sebelum adanyan pandemo Covid-19, pada saat libur pengunjung bisa mencapai 20.000 orang.
Jumlah tersebut anjlok di masa pandemi, bahkan di hari Sabtu dan Minggu. Jika sebelum pandemi pengunjung bisa mencapai 1.500 – 2.000 orang, kini hanya mencapai 300 – 500 orang saja. “Medan Zoo ini luas, jadi hampir tidak ada masalah untuk kerumunan saya kira bisa diantisipasi. Menurut saya, masyarakat juga akan menghindari kerumunan,” katanya. [KM-05]














