Material Menumpuk di Jalan, Proyek Pembangunan Saluran Drainase Teluk Mengkudu Ancam Pengendara

SERDANG BEDAGAI, KabarMedan.com | Pembangunan saluran drainase di ruas Jalan Matapao – Sialang Buah tepatnya di Dusun I Desa Pasar Baru Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, menjadi sorotan masyarakat.

Pasalnya, material bangunan proyek yang dikerjakan oleh CV. Rizki Mandiri Perkasa dengan nilai kontrak Rp.530.923.000.00, sumber dana APBD, dan tidak tercantum jumlah volumenya
itu menumpuk di jalan lintas sepanjang pengerjaan drainase tersebut.

Akibatnya, material yang menumpuk memakan badan jalan tersebut dapat membahayakan dan memberikan resiko pengguna jalan saat melintas.

Beberapa pengendara yang melintas menyayangkan adanya penumpukan material bangunan drainase tersebut. Mereka terpaksa harus berhati hati ketika melintas, karena jarak semakin dekat dengan pengendara yang berlainan arah akibat material yang menumpuk hingga ke badan jalan.

Selain itu juga terjadi macet terutama saat ada kenderaan roda empat dan enam yang melintas terpaksa haruss lama menunggu antrian jalan.

Baca Juga:  Indosat Teken MoU Cetak 1 Juta Talenta Digital Indonesia Melalui AI

“Seharusnya tidak terlalu jauh masuk ke badan jalan, karena kalau begini menyulitkan para pengendara seperti kami ini yang sering melintas”, kata seorang pengendara yang tak mau disebut namanya saat diwawancarai di lokasi, Kamis (26/08/2021).

Senada disampaikan, BG warga Sialang Buah, yang melintas di lokasi, bahwa penumpukan material itu dapat membahayakan pengguna jalan kalau tidak hati-hati dan menghambat pengendara terlebih lagi jika berpapasan dengan kenderaan roda empat terpaksa harus berhenti dalam antrian menunggu giliran.

Ia berharap agar pimpinan proyek pembangunan drainase itu, dapat menarik material menumpuk itu lebih ke pinggir lagi agar tidak memakan badan jalan sehingga jarak lintas lebih luas.

“Kami minta kepada kontraktor nya jangan semena-mena dan sepele meletakkan material pembangunan itu. Jalan sudah jadi satu jalur jadinya, harus mengantri kalau ada mobil dan truk, kalau kereta tidak, cuma jarak terlalu dekat kadang hampir terjadi kecelakaan karena bersenggolan, terpaksa harus hati hati untuk menghindari yang tak diinginkan”, katanya.

Baca Juga:  Program IM3 Pasti Simpel Buat Pelanggan Sumatra Bawa Pulang Motor Listrik

Kadis PUPR Kabupaten Sergai, Johan Sinaga dikonfirmasi terkait hal itu via pesan WhatsApp tak banyak berkomentar, Ia menyarankan menghubungi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

“Ya, tolong jumpai PPK Saya, ya”, singkatnya.

Sementara itu, Jhon Fredy selaku PPK dikonfirmasi mengatakan, lokasi kegiatan memang harus menempatkan material langsung di pinggir drainase yang dikerjakan.

“Lokasi memang harus menempatkan langsung material di pinggir drainase yang dikerjakan, tapi kita sudah instruksikan material jangan banyak memakan badan jalan sebagai penanda rambu-rambu juga sudah kita pasang di lapangan”, jawabnya.

Sementara terkait dengan volume proyek yang tidak tercantum di papan informasi, ia meyakinkan akan segera membuatnya.

“Terkait dengan volume proyek segera kita buat Bang”, ucapnya.[KM-04]