MEDAN, KabarMedan.com | Meskipun diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Medan sejak 12 Juli lalu, Masjid Raya Al-Mashun tetap menggelar pelaksanaan shalat Idul Adha 1441 Hijriah, Selasa (20/7/2021).
Jumlah jemaah yang datang pun terpantau menurun dari tahun-tahun sebelumnya. Dari suasana yang terpantau, para jemaah harus terlebih dahulu mencuci tangan kemudian dicek suhu tubuhnya, setelah itu juga diwajibkan untuk melewati bilik penyemprotan disinfektan yang ada. Pemakaian masker juga diwajibkan, sehingga shalat Idul Adha dapat terjalankan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
“Ada dua titik yang kita buat, pintu gerbang utama satu, pintu sebelah timur, satu pintu untuk wanita dan pintu gerbang utama untuk laki-laki,” ujar Pengurus Masjid Raya Medan, M. Hamdan.
Jemaah yang melaksanakan shalat Idul Adha diwajibkan untuk membawa sajadah masing-masing dan melakukan shalat dengan jarak yang diatur. Di lokasi juga terdapat petugas TNI yang mengimbau masyarakat atau jemaah yang datang untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.
Selain itu, bertambahnya jumlah titik penyekatan di jalan yang ada di Kota Medan juga disinyalir menjadi salah satu sebab semakin menurunnya kuantitas jemaah pelaksanaan shalat Idul Adha di tahun ini. Sebelumnya pada Senin (19/7/2021) malam petugas telah melakukan penyekatan di 110 titik untuk menghindari keramaian takbir keliling.
“Nggak penuh, karena banyak jalan ditutup juga mungkin untuk ke sini, jadi orang pada susah untuk jalan,” ujar salah satu jemaah, Fatma. [KM-06]














