Musa Rajekshah Tekankan Pentingnya Sinergi dan Sinkronisasi Data COVID-19 di Sumut

MEDAN, KabarMedan.comĀ  | Wakil Gubernur Sumut, Musa Rejekshah mengatakan, koordinasi dan sinergi sangat dibutuhkan dalam upaya percepatan penanganan pandemi COVID-19 di Sumatera Utara.

Selain untuk memudahkan pelaksanaan tugas, katanya, sinergi seluruh pihak yang terkait juga akan membuat semuanya menjadi efektif dan efisien.

“Saya ingin menegaskan bagi kita semua, bahwa sangat diperlukan kebersamaan dan kekompakan. Jangan saling menyalahkan atau melemparkan tanggung jawab kepada yang lain. Dengan komunikasi yang baik dan transparan, agar tidak timbul permasalahan yang tidak kita inginkan,” kata Musa Rajekshah yang akrab disapa Ijeck, Senin (13/4/2020).

Ijeck mengatakan, data terkait COVID-19 juga harus tersinkronisasi dengan baik, mulai dari kabupaten/kota hingga provinsi.

Baca Juga:  Polres Sergai Amankan 58 Orang Selama Operasi Antik 2026

Data yang dimaksud dimulai dari orang yang terjangkit, pasien dalam pengawasan (PDP) hingga donasi-donasi yang masuk ke Tim Gugus Tugas.

“Untuk hal ini kita perlu kerja sama dari berbagai pihak, mulai dari kabupaten/kota hingga ke provinsi,” ujarnya.

Ia juga berharap, setiap donasi yang masuk dari masyarakat agar didistribusikan dengan tepat sasaran, agar bantuan tersebut sampai di wilayah yang benar-benar membutuhkan, serta tidak menumpuk di satu wilayah saja.

“Data ini perlu kita verifikasi, jangan nanti tidak tepat sasaran,” jelasnya.

Mengenai sosialisasi, katanya, agar dilakukan dengan lebih masif lagi, sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat lebih mudah dimengerti.

Baca Juga:  Bawa Kabur Uang COD Rp 120 Juta, Oknum Leader Kurir SPX di Sergai Dilaporkan ke Polisi

“Perlu disampaikan sosialisasi, tapi ini perlu lebih masif lagi,” tambahnya.

Wakapolda Sumut, Brigjen Mardiaz Kusin Dwihananto berharap, sinergi yang sudah terbangun selama ini harus ditingkatkan lagi terutama dalam upaya percepatan penanganan COVID-19, sehingga semua kegiatan yang dilakukan berjalan efektif.

Danlanud Soewondo Meka Yudanto menyampaikan, sosialisasi juga perlu dilakukan oleh para tokoh masyarakat, khususnya tokoh agama. Apalagi saat ini jelang Ramadan.

“Kita perlu melibatkan tokoh agama agar bisa lebih gencar lagi sosialisasi ke masyarakat, apalagi mengingat sebentar lagi kita akan menjalankan ibadah puasa,” pungkasnya. [KM-03]