Orang Tuanya Bertengkar, Dua Anak Ketakutan Ditinggal di Tengah Sawah

Foto: Istimewa

MANDAILING NATAL, KabarMedan.com | Dua kakak beradik ditemukan warga dalam kondisi menangis ketakutan di area persawahan saat tengah malam di kawasan Desa Parmompang, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Keduanya mengaku berasal dari Kelurahan Sipolu-Polu, Kecamatan Panyabungan, di mana lokasi tersebut berjarak 10 kilometer dari mereka ditemukan.

Salah seorang warga bernama Darwin mengaku mendengar suara tangisan anak-anak sebelum akhirnya ia menemukan kedua bocah itu. Ia bersama warga lainnya kemudian membawa dua anak tersebut ke kantor polisi.

“Saya mendengar suara tangisan, ternyata dua anak itu ada di sana. Kondisinya saat itu gelap dan basah, jadi mereka ketakutan dan kedinginan. Kami akhirnya bawa dua-duanya ke kantor polisi,” ujarnya, Senin (6/6/2022).

Baca Juga:  Polres Sergai Musnahkan Barbut Narkoba, 100 Gram Sabu dan 19 Butir Ekstasi

Ternyata ada warga yang sempat menyaksikan kedua anak tersebut pergi bersama ayahnya dari rumah. Setibanya di lokasi kejadian, anak-anak tersebut ditinggalkan begitu saja. Disebutkan pula, ayah dan ibu kedua anak itu sempat bertengkar sebelum akhirnya mereka ditelantarkan.

Setelah laporan diterima, polisi langsung melakukan penyelidikan dan mencari kedua orang tua dari anak tersebut. Tak butuh waktu lama, petugas berhasil membawa ayah dari dua bocah itu untuk dimintai keterangan.

Baca Juga:  Program IM3 Pasti Simpel Buat Pelanggan Sumatra Bawa Pulang Motor Listrik

Kepada petugas ia mengaku telah bertengkar dengan istrinya dan berencana membawa kedua darah dagingnya itu ke rumah orang tuanya. Namun, kedatangan mereka tak disambut dengan baik sehingga pria berinisial A itu kembali membawa kedua anaknya.

Saat perjalanan, ia mengaku berhenti di sawah karena ingin buang air kecil. Saat ingin kembali, ia melihat sejumlah orang datang membawa senter. Lantaran ketakutan, A menyebut dirinya langsung melarikan diri dan meninggalkan anaknya di lokasi. [KM-06]