Pedagang Pasar Kota Medan Unjuk Rasa soal Tekanan Premanisme dan Pungli

MEDAN, KabarMedan.com | Sejumlah pedagang pasar yang tergabung dalam Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSINDO) Kota Medan melakukan unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Medan. Para massa aksi kemudian disambut oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Gubernur Sumatera Utara yang kebetulan tengah berkunjung ke Balai Kota saat itu.

Dalam orasinya, para pedagang tersebut mengeluhkan tindak premanisme dan pungutan liar yang seringkali memberikan tekanan kepada mereka. Tak hanya itu, para pendemo juga menuntut agar pedagang kaki lima yang kerap kali dianggap mengambil market mereka agar ditertibkan.

Baca Juga:  Polres Sergai Musnahkan Barbut Narkoba, 100 Gram Sabu dan 19 Butir Ekstasi

Menanggapi hal itu, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menyampaikan pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Medan untuk menertibkan tindak premanisme yang mengganggu masyarakat.

“Kami selaku pelayan rakyat akan serius menindaklanjuti keluhan dari para pedagang pasar, khususnya di Kota Medan dan Sumatera Utara. Insya Allah, segera kita akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menertibkan preman-preman ini. Saya tak mau, Sumut dicap sebagai wilayah preman, yang katanya Kota Para Ketua itu, gak laku sama saya itu! Kita akan berikan ketegasan pada mereka,” ujar Gubernur Sumatera Utara, dilansir dari akun instagram pribadinya pada Selasa (1/2/2022).

Baca Juga:  Program IM3 Pasti Simpel Buat Pelanggan Sumatra Bawa Pulang Motor Listrik

Sementara itu, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengajak seluruh pihak dan elemen masyarakat untuk berkolaborasi memberantas premanisme yang masih sering dijumpai.

“Insya Allah nantinya Pemko Medan akan menertibkannya dan membenahi fasilitas pasar yang telah rusak. Namun tentunya para pedagang juga harus ikut berkolaborasi bersama Pemko Medan untuk menata pasar, termasuk melawan premanisme di sekitar pasar,” tuturnya. [KM-06]