MEDAN, KabarMedan.com | Upaya penanganan virus corona atau yang dikenal dengan Covid-19 masih terus dilakukan. Kota Medan juga masih terus melakukan himbauan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, memakai masker dan menjaga jarak atau menghindari kerumunan.
Saat ini upaya persiapan vaksin Covid-19 masih terus diupayakan oleh Pemerintah. Vaksin adalah sebagai upaya pencegahan, jadi diberikan saat kita sehat, berbeda dengan obat yang diberikan saat kita sakit.
“Sebenarnya sudah mengenal vaksin sejak lama, bahkan sebagian besar dari kita sudah menerima vaksin sejak kita masih kecil melalui imunisasi. Sejak usia dini, tubuh kita sudah menerima vaksin melalui imunisasi. Imunisasi merupakan proses dalam tubuh agar seseorang memiliki kekebalan terhadap suatu penyakit. Vaksinasi sendiri adalah proses pemberian vaksin dengan cara disuntikkan maupun diteteskan ke dalam mulut. Vaksin menciptakan sistem kekebalan tubuh kita secara spesifik atau khusus untuk dapat melawan penyakit tertentu,” ujar dr. Reisa melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden.
Tubuh manusia memang memiliki sistem imun yang berfungsi melindungi tubuh dari serangan virus atau bakteri, tapi sistem imun membutuhkan pengenalan terhadap jenis-jenis kuman yang bisa menyebabkan penyakit. Sehingga apabila di kemudian hari virus atau bakteri itu masuk ke dalam tubuh, maka kita sudah siap untuk melawan dan akhirnya dapat mencegah timbulnya penyakit tersebut.
Tujuan utama vaksin adalah untuk membuat tubuh kita terlebih dahulu kenal lalu menjadi kebal terhadap penyakit. Jadi saat vaksin masuk ke tubuh kita, prinsipnya pun sama. Tubuh kiita langsung mendeteksinya sebagai sebuah ancaman infeksi. Maka tubuh kita akan membentuk sistem untuk kekebalan tubuh atau antibodi yang diperlukan untuk melawan penyakit tersebut. Tubuh kita akan mengingat apa yang harus diwaspadai, sehingga jika ada virus, bakteri atau kuman penyebab penyakit yang masuk dapat dilawan. [KM-06]














