Pengedar Narkoba Diringkus di Komplek Rumah Dinas TNI

MEDAN, KabarMedan.com | Personil Kodam I/Bukit Barisan melakukan penertiban rumah dinas TNI di Komplek Eks. Komando Wilayah Pertahanan (Kowilhan), Jalan HM Said, Medan, Minggu (26/2/2017).

Dalam penertiban tersebut, petugas menemukan alat bantu isap narkotika jenis sabu-sabu di salah satu rumah yang akan ditertibkan. Sabu-sabu dalam bungkus plastik klip kecil beserta alat isapnya itu ditemukan di rumah dinas yang ditempati seorang warga bernama Awaluddin (48). Namun Awaluddin berdalih, bahwa sisa-sisa barang haram tersebut bukan miliknya.

“Ini bukan punya saya, tapi punya istri saya, Pak,” katanya memelas.

Namun, petugas tidak percaya begitu saja. Sebab, selain bertujuan untuk menertibkan rumah, petugas juga sedang mencari adanya pengedar narkoba di kawasan yang berdekatan dengan Mapolrestabes Medan tersebut.

Baca Juga:  SW Polisikan Mantan Pacar Diduga Sebarkan Video Syur Tanpa Izin

“Jangan bohong kamu. Ini sudah ada buktinya ditemukan di rumahmu. Tidak mungkin ini punya istrimu,” ujar petugas.

Atas adanya temuan tersebut, personil Kodam I/ Bukit Barisan lalu menghubungi Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumut. Setelah BNN tiba, Awaluddin yang duduk di kursi tamu rumahnya, dicecar beberapa pertanyaaan, Awaluddin akhirnya diboyong BNN guna pemeriksaan lebih lanjut.

Dari penuturan warga sekitar, rumah bercat hijau tersebut kerap didatangi sejumlah masyarakat. Tidak terlihat gelagat yang mencurigakan dari kebiasaan Awaluddin di mata masyarakat.

“Memang sering abang itu (Awaluddin=red) kedatangan tamu di rumahnya. Kalau masalah yang katanya dia pengedar, saya kurang tahu. Baru inilah tahunya setelah diamankan. Dia, istri dan anaknya biasa-biasa saja selama ini,” ujar warga sekitar bernama Wira.

Baca Juga:  Polres Sergai Amankan 58 Orang Selama Operasi Antik 2026

Asisten Logistik Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Arm Anggoro Setiawan mengatakan, pengungkapan peredaran narkoba di Komplek Eks. Kowilhan ini berkat informasi dari masyarakat adanya seorang pengedar narkoba di kawasan tersebut.

”Jadi tadi sewaktu penertiban, kami mendapatkan laporan dari seseorang yang tidak bisa disebutkan namanya. Bahwa ada rumah yang tidak memiliki izin dan di rumah tersebut sering terjadi transaksi narkoba,” kata Anggoro.

Di komplek tersebut, rencananya Kodam I/Bukit Barisan akan menertibkan 83 dari 288 rumah dinas. Pada penertiban kali ini, enam rumah terpaksa harus dikosongkan pemiliknya serta sejumlah bangunan liar yang tidak memiliki izin.

“Secara bertahap akan kita tertibkan, termasuk bangunan liar yang ada disini,” pungkas Anggoro. [KM-03]