Penggusuran Warkop Elisabeth Medan Berakhir Ricuh

MEDAN, KabarMedan.com | Penggusuran lapak pedagang (warkop Elisabth) di Jalan Haji Misbah, Medan yang dilakukan petugas Satpol PP Kota Medan berakhir ricuh, Kamis (1/9/2019).

Kericuhan terjadi saat petugas merobohkan tenda-tenda para pedagang. Para pedagang yang tidak terima langsung menghadang patugas.

“Tadi kalian bilang penataan, tapi kena tenda kami dihancurkan,” kata pedagang.

Baca Juga:  Dua Pria Dibekuk Polisi Saat Transaksi Sabu di Sarang Narkoba Desa Kota Pari

Namun, kericuhan tidak berlangsung lama ketika satu unit ekskavator meratakan tenda-tenda milik pedagang. Para pedagang pun hanya bisa pasrah melihat tenda dan barang-barangnya diangkut petugas.

Ketua Koperasi Warkop Elisabeth, Parlin Pangaribuan, mengaku kecewa dengan penggusuran yang dilakukan. Padahal, sebelumnya sudah ada pertemuan perwakilan pedagang bersama pihak Bappeda beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Persiapan Matang, Eko Purjianto Optimis PSMS Raih Tiga Poin di Palembang

“Mereka bilang hanya penataan dan pemberdayaan karena sudah ada Ranperda Perlindungan Pedagang Kecil. Tapi kenapa mereka membongkat lapak pedagang,” jelasnya.

Ia menilai Pemko Medan telah melanggar perjanjian tersebut. “Ada 42 lapak yang dibongkar. Apapun itu, kami (pedagang-red) tetap bertahan,” pungkasnya. [KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana, komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator.

Please enter your comment!
Please enter your name here