SERGAI, KabarMedan.com | Sembilan orang pria Warga Negara Asing (WNA), diduga pengungsi asal Negara Myanmar Rohingya ditemukan tersesat disekitar Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Sergai, Selasa malam, 12 Februari 2019.
Menurut Keterangan Kapolres Sergai, AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu, para pengungsi ditemukan pada Selasa (12/2/2019) sekira pukul 23.00 WIB oleh pelanggan warung milik Erwinsyah Lumbantobing (45) warga Dusun XVI Martebing Desa Sukadamai Kecamatan Sei Bamban.
“Saat itu mereka melihat 6 orang yang mencurigakan tengah berjalan dari arah Sei Bamban menuju arah Kota Tebingtinggi, setelah didekati, ternyata mereka adalah WNA dan tidak mengerti bahasa Indonesia”, kata Kapolres, Rabu (13/02/2019).
Para pelanggan warung bersama warga lalu melaporkan kejadian itu kepada Kepala Desa (Kades) Sukadamai, Karnain. Sedangkan 3 orang WNA lainnya, ditemukan warga di salah satu masjid di Desa Seirampah Estate. Kemudian, Kades Sukadamai melaporkan kejadian itu ke petugas Polsek Firdaus.
Esoknya sekira pukul 02.20 WIB, lanjut dia, personel Polsek Firdaus mengamankan kesembilan pengungsi tersebut dan diserahkan ke Mapolres Sergai.
Adapun identitas kesembilan WNA itu diantaranya, Roshid Ahmad (28), Mohammad Solim (27), Mohammad Idris (24), Abdul Mabud (16), Nur Islam (15), Mohammad Ayas (15), Mohammad Salim (15), Mohammad Taker (15) dan Habes Mohammad Ismail (18).
“Kesembilan diduga pengungsi itu hanya memiliki 3 kartu identitas dari UNHCR atas nama Mohammad Ayas, Nur Islam dan Mohammad Salim. Sedangkan sisanya tidak memiliki kartu identitas dengan alasan ditahan pihak imigrasi,” ungkap Kapolres.
AKBP Juliarman sendiri, mengaku tidak mengetahui pasti kronologi dan tujuan 9 pria diduga pengungsi Rohingya ini hingga sampai di Sergai, karena tidak bisa diajak berkomunikasi dengan baik.
“Mereka tidak mengerti bahasa Inggris ataupun Indonesia sehingga kita sulit untuk berbicara. Saat ini, para WNA itu masih diamankan di Mapolres Sergai untuk selanjutnya berkoordinasi dengan pihak imigrasi Pematangsiantar,” beber Kapolres.
Sementara Kepala Dinas Sosial Misran melalui Sekretaris Dinas Elinda Sitianur mengatakan kesembilan pria diduga pengungsi Rohingya itu kini sudah dibawa ke Provinsi guna mendapatkan tempat sementara di Balai Karantina Belawan.
“Sudah dibawa oleh Dinas Sosial bersama Kesbangpolinmas Sergai ke Belawan sore tadi”, pungkasnya.[KM-04]














