MEDAN, KabarMedan.com | Pihak kereta api masih melakukan normalisasi jalur pasca banjir dan longsor di Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Pihaknya juga masih membatalkan perjalanan kereta api penumpang maupun barang yang melalui jalur tersebut.
“Tim petugas sarana dan prasarana bersama petugas dari Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Utara Ditjen Perkeretaapian terus melakukan kegiatan normalisasi jalur, dengan penambahan batu balas dan penimbunan jalur kereta api, serta mengerahkan Kereta NR dan alat-alat berat,” kata Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Selasa (17/12).
Ia mengatakan, kondisi jalur kereta api di KM 05+1/2 dan KM 03+700 sampai dengan KM06+100 petak Jalan Baja Linggei Tebing Tinggi air sudah mulai surut. Namun, kondisi jalur mengalami gogosan dampak dari banjir, sehingga masih terjadi rintang jalan.
Pihaknya memohon maaf kepada para penumpang untuk hari ini kereta api penumpang Siantar Ekpress (Sireks) dan kereta barang masih mengalami pembatalan.
“Kita terus berusaha bersama-sama dalam 1 x 24 jam melaksanakan normalisasi jalur kereta api,” jelasnya.
Kereta api yang mengalami pembatalan, yaitu KA U69 (Siantar Ekspres) rute Siantar-Medan, KA U70 (Siantar Ekpress) rute Medan-Siantar,
KA LU70-1 (Dinas Lok) rute Siantar-Tebing Tinggi, KA L2802-3 (Dinas Lok) rute Siantar-Dolokmerangir.
Selanjutnya, KA R2802 (Dinas Rangkaian) rute Dolokmerangir-Siantar, KA 2801 (BBM kos) rute Siantar-Labuhan dan KA L2801-2 (Dinas Lok) rute Labuan-Medan. [KM-03]














