MEDAN, KabarMedan.com | Polisi menggelar pra rekonstuksi pembunuhan terhadap korban MNS (14).
Sebanyak 10 adegan diperagakan oleh pelaku S alias P (16) di dalam kamar rumah korban di Kelurahan Pasar Baru, Tanjungbalai, Sumatera Utara, Minggu (8/3).
Dalam pra rekonstruksi pelaku memperagakan masuk ke rumah korban dengan cara mencongkel pintu belakangan rumah korban menggunakan sendok adukan semen.
Selain itu, pelaku juga memperagakan bagaimana cara membekap wajah korban dengan bantal.
“Ada 10 adegan yang diperagakan oleh pelaku dalam pra rekonstruksi ini,” kata Kapolres Tanjungbalai, AKBP Putu Yudha Prawira.
Putu menjelaskan, pra rekonstruksi dilakukan guna mengungkap peristiwa tindak pidana yang terjadi. “Untuk motifnya masih kita dalami,” jelasnya.
Diberitakan, seorang remaja MNS (14) tewas dalam kondisi muka luka lebam dan leher mengalami luka berdarah.
Peristiwa ini terjadi di kamar rumah korban MNS (14) di Kelurahan Pasar Baru, Tanjungbalai, Sumatera Utara, Sabtu (7/3).
Awalnya ibu korban Nur Aisyah Damanik (39) berniat membangunkan korban agar bersiap-siap berangkat ke sekolah.
Namun, korban tidak menjawab dari kamar. Karena tidak ada jawaban ibu korban masuk ke dalam dan menemukan putrinya dalam kondisi tidak bernyawa.
“Saat itu muka korban telah tertutup seprai warna putih. Setelah dibuka ternyata korban dalam kondisi sekarat dengan wajah lebam dan leher berdarah. Keluarga selanjutnya membawa korban ke rumah sakit, namun nyawa korban tidak tertolong,” kata Putu.
Polres Tanjungbalai mendapat laporan turun ke lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa saks-saksi. Petugas yang melakukan penyelidikan bergerak cepat dan menangkap pelaku.
“Untuk pelaku sudah kita ditangkap,” ungkap Putu.
Namun, Putu masih enggan merinci kronologis penangkapan dan identitas dari pelaku karena masih dalam pemeriksaan. Selain itu, polisi mengaku masih mendalami motif dari pelaku melakukan pembunuhan. [KM-03]














