MEDAN, KabarMedan.com | Tim penjinak bom melakukan pemeriksaan terhadap salah satu motor yang terparkir sekitar 20 meter dari Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said, Medan, Rabu sore (13/11/2019).
Sepeda motor matic tersebut diduga milik Rabbial Muslim Nasution, yang merupakan terduga bom bunuh diri di halaman Mapolretabes Medan.
Dengan menggunakan linggis, tim penjinak bom membongkar jok sepeda motor, dan mengamankan sejumlah benda yang mencurigakan.
Belum diketahui apa saja yang diamankan petugas dalam bagasi sepeda motor tersebut. Pasalnya, barang tersebut langsung diamankan ke mobil Jibom yang sudah terparkir tidak jauh dari posisi sepeda motor berada.
Sementara itu, sepeda motor yang diperiksa diangkut untuk diamankan di dalam Polrestabes Medan.
Diketahui, bom bunuh diri bermula saat petugas kepolisian setempat baru saja menggelar apel pagi di halaman Markas Polrestabes Medan.
Beberapa menit setelah usai menggelar apel, tiba-tiba bom meledak di sekitar halaman kantor operasional Markas Polrestabes Medan. Ledakan berasal dari dekat kantin dan halaman parkir. Sumber ledakan juga terdengar hingga pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
Masyarakat yang mengurus SKCK berhamburan. Polri menduga sementara ledakan bom bunuh diri itu dilakukan satu orang. Hal ini diketahui dari jenazah satu orang yang ditemukan dalam keadaan tak utuh.
Dalam peristiwa itu, Kompol Abdul Mutolip (Kasi Propam Polrerabes Medan), Kompol Sarponi (KasubBag Bin Ops Polrestabes Medan), Aipda Deni Hamdani, Bripka Juli Chandra, Ricard Purba (PHL), dan mahasiswa Ihsan Mulyadi Siregar (27) mengalami luka-luka. Para korban dirawat di RS Bhayangkara, Medan. Selain itu, empat unit mobil dinas juga rusak dalam peristiwa tersebut. [KM-03]














