DELI SERDANG, KabarMedan.com | Alisaba Nazara (41) meringkuk sendirian di sel tahanan Polsek Namorambe, Deli Serdang, Sumatera Utara.
Pria yang sudah 20 tahun berprofesi sebagai tukang pangkas itu, mengaku telah mencekik AS (4) yang merupakan anak kandung dari pacarnya bernama Dorlida.
Ramlan Sitepu (50) pemilik rumah yang disewa Nazara mengatakan, dari keterangan pemilik warung menyatakan Nazara dan AS sempat membeli nasi ayam semur pada pagi hari.
“Iya sempat dia beli nasi ayam semur di sini waktu paginya. Ibu korban juga sempat menukarkan uang sebelum pergi bekerja,” katanya, Jumat (22/11/2019).
Selama menempati rumah petak yang disewakan Rp500 ribu perbulan itu, ia tidak melihat adanya kejanggalan pada diri Nazara.
“Selalu membayar sewa tepat waktu. Jika telat hanya dua atau tiga hari, dan selalu bilang kepada istri saya,” ujarnya.
Sepengetahuannya, pelaku hanya tinggal sendiri di rumah itu. Namun, ada seorang perempuan bernama Dorlida S bersama anaknya (AS) yang sering datang. Dirinya mengaku tidak tahu status hubungan mereka. Ia juga pernah menegur Dorlida agar tidak menginap.
“Dia sendirian. Kalau yang perempuan pernah nginap enggak tahu aku. Pernah aku bilang sama perempuannya kau jangan nginap di sini. Pernah aku lihat ia (Dorlida) sampai larut malam berada di tempat pangkas milik Nazara. Saat kutegur ketawa aja perempuan itu,” jelasnya.
Ia mengatakan, Dorlida sering datang ke tempat pangkas Nazara, dan meninggalkan anaknya untuk pergi bekerja.
“Saya tidak tahu dia kerja apa. Kadang sore sudah balik, atau jam 11 malam baru dijemput anaknya pulang kerja,” jelasnya.
Dia sendiri saat terjadi kehebohan di rumah sewanya. Tak lama di rumah, dia pergi ke sebuah warung Pasar 5 untuk sekedar minum teh.
Sekitar pukul 16.30 wib, ada seseorang yang menelpon dan memberitahukan ada polisi yang memasang garis polisi di rumah yang disewa Nazara. Dia bergegas pulang dan melihat ada dua polisi di rumah itu.
“Ada dua polisi di lokasi. Aku tanya ada apa, dibilang polisi itu ada kejadian di rumahmu kenapa enggak tahu. Terus aku bilang tadi aku pergi. Ini ada pembunuhan di sini, gitu katanya,” pungkasnya. [KM-05]














