PURE Hadirkan Produk Bayi Berkualitas Tinggi

KABAR MEDAN | PURE, salah satu produk spesialis bayi, mam & kids menawarkan produk perlengkapan bayi dengan kualitas tinggi dengan tingkat keamanan serta kesehatan yang mampu bersaing di pasaran.

“Pure merupakan produk bayi yang diproduksi oleh perusahaan yang berbasis farmasi dengan standar Good Manufacturing Practice (GMP) berstandar Internasional. Artinya, semua bahan bakunya aman dipakai tidak menimbulkan iritasi maupun berbahaya bagi balita,” kata Brand Manager PURE Indonesia, Aries Ikawati Arafah pada seminar media tentang Manajemen tumbuh kembang yang tepat hasilkan balita berkualitas, PURE hadir dengan standar berkualitas tinggi di Grand Aston Medan, Jalan Balai Kota, Kamis (27/11/2014).

Dikatakannya, saat ini marak produk untuk balita yang beredar di masyarakat, tanpa memperhatikan kualitas produk serta standar kesehatan produk.

“Orang tua harus jeli dalam memilih material yang dirancang khusus untuk balita agar balita terhindar dari iritasi kulit serta efek samping penggunaan produk dalam jangka pendek maupun panjang. PURE hadir dengan slogan Premium Care for Your Baby, satu-satunya di Indonesia yang memakai standar teknologi terbaru untuk keamanan dan kesehatan, sehingga bayi terlindungi dan menghasilkan bayi yang berkualitas,” ungkapnya.

Konsultan Tumbuh Kembang Anak, dr Sri Sofyani, SpA(K) mengatakan, secara umum kebutuhan dasar tumbuh kembang anak dapat dikelompokkan dalam “asah, asih dan asuh”. Dimana, Asuh adalah kebutuhan fisik biologis seperti pemberian nutrisi yang bervariasi dan seimbang, imunisasi dan lainnya.

Kebutuhan dasar berikutnya adalah kebutuhan stimulasi atau asah dan terakhir kebutuhan akan kasih sayang atau asih. “Ketiga kebutuhan dasar ini harus diberikan secara optimal dan tepat sesuai dengan usia tumbuh kembang anak,” katanya.

Dijelaskannya, lingkungan juga berperan dalam tumbuh kembang anak, karena lingkunganlah sebagai penyedia ketiga kebutuhan dasar tersebut. “Fungsi kognitif anak pada usia 2-4 tahun, 20 persen ditentukan oleh faktor genetik, sedangkan 70 persen ditentukan oleh faktor lingkungan asuhan bersama,” ungkapnya.

Dijelaskannya, banyak hal yang terjadi dalam proses pertumbuhan dan perkembangan dan kadang-kadang stimulasi perkembangan anak ditanggapi secara berlebihan, seperti masalah kebersihan.

“Pada fase oral, bayi sering memasukkan mainan atau jarinya ke dalam mulut. Orang tua tidak perlu melarang bayi, sebab fase ini penting dilalui dalam perkembangan bayi. Yang harus dilakukan orang tua adalah memastikan bahwa benda yang masuk ke mulut bayi adalah benda yang pasti aman, bersih dan tidak berbahaya,” katanya.

Masalah kebersihan lainnya, katanya, terjadi gatal di daerah nappy yang ditandai dengan munculnya kemerahan pada lipatan kulit balita dan menyebabkan rasa nyeri dan tidak nyaman.

“Balita akan rewel dan menangis berkepanjanga dan mengganggu tidur maupun aktivitas balita. Padahal ini merupakan hal penting dalam tumbuh kembang bayi,” jelasnya.

Dianjurkannya, produk yang tepat digunakan oleh balita adalah produk yang menggunakan material yang memiliki standar keamanan dan ramah anak.
“Untuk produk yang digunakan pada kulit misalnya haruslah yang tidak menimbulkan iritasi pada kulit dalam pemakaian jangka panjang, tidak berbahan pengawet dan tidak mengandung alkohol,” ungkapnya.[KM-03]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.