MEDAN, KabarMedan.com | Wali Kota Bobby Nasution meminta kepada pihak rumah sakit untuk tidak membangun tenda darurat untuk penanganan pasien Covid-19. ia menyampaikan kapasitas tempat tidur di berbagai rumah sakit rujukan masih mencukupi.
“Kami berharap pihak rumah sakit bisa kooperatif ikuti aturannya. Kalau memang mau menampung masyarakat kita yang kena Covid-19 lebih banyak, disubstitusikan dari tempat tidur yang ada. Ikutilah minimal 30 persen,” ujar Bobby Nasution, Selasa (10/8/2021).
Meskipun tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit di Kota Medan sudah mencapai angka 73 persen, Bobby mengatakan masih ada tempat yang masih bisa menampung pasien terpapar Covid-19.
“Tapi masih ada space persentasi BOR, bukan 100 persen. Kalau sudah penuh, larikan ke rumah sakit lain. Kita punya 44 rumah sakit di Medan,” katanya.
Atas hal tersebut, Bobby pun telah memerintahkan kepada pihak rumah sakit agar membongkar tenda darurat yang telah dipasang.
Sebelumnya, beberapa rumah sakit di Kota Medan mendirikan tenda darurat dan mengonfirmasi bahwa ruangan khusus untuk pasien Covid-19 sudah penuh.
“Kapasitas tempat tidur khusus Covid-19 kita ada 60 tempat tidur termasuk ICU dan sampai sekarang masih penuh,” ujar Andrew Richi, Manajer Pemasaran RSU Hermina selaku salah satu rumah sakit yang mendirikan tenda darurat. [KM-06]














