MEDAN, KabarMedan.com | Nelayan asing yang berjumlah sembilan orang asal Myanmar diduga kabur dari tahanan Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Belawan, Kota Medan.
Sebelumnya, mereka ditangkap karena diduga melakukan pencurian di perairan wilayah Indonesia.
Pelaksana Koordinasi OPS Pengawasan PSDKP, Josia Suarta Sembiring membenarkan kejadian tersebut.
“Iya, mereka memang kabur dengan merusak jeruji besi,” ungkap Josia, Kamis (16/9/2021).
Josia mengatakan sembilan nelayan asing tersebut sudah melarikan diri dari tahanan PSDKP Belawan sejak Sabtu lalu.
“Kami masih mencari mereka sampai saat ini, kami juga akan dibantu oleh tim Polairud Polda Sumut,” katanya.
Kesembilan nelayan asing itu diantaranya berusia dari 21 tahun sampai dengan 40 tahun. Josia menjelaskan, para nelayan asing yang kabur ditampung di Stasiun PSDKP Belawan untuk menunggu proses pemulangan mereka ke negara asalnya Myanmar.
“Kami himbau kepada masyarakat jika ada yang melihat mereka berkeliaran atau dimana pun, supaya langsung melaporkannya ke pihak yang berwajib,” ucap Josia. [KM-102]














