Sempat Dirawat 12 Hari karena COVID-19, Seorang Perawat di Medan Wafat

Pandemi Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

MEDAN, KabarMedan.com | Setelah menjalani perawatan selama 12 hari karena terpapar COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Pirngadi Medan, Sri Rejeki (54), menghembuskan nafas terakhirnya pada Jumat (12/2/2021), sekitar pukul 05.30 WIB .

Ketua DPW PPNI Sumut, Mahsur Al Hazkiyani mengatakan, mendiang selama ini bertugas di ruang kemoterapi. Dikatakannya, baru kemarin perawat di Sumut berduka cita atas kehilangan teman sejawat dari DPK PPNI Rumah Sakit St Elisabeth Medan.

“Dan hari ini di saat libur Imlek, kabar duka datang lagi dari para relawan kesehatan DPW PPNI Sumut,” ungkapnya.

Mahsur menyebutkan, selain almarhum, sang suami saat ini juga masih dirawat di ruang isolasi RSUD dr Pirngadi Medan. Sedangkan 3 orang anaknya, melakukan isolasi mandiri di rumah. Untuk itu, dia mengajak seluruh perawat di Sumut agar mendoakan suami mendiang supaya cepat sembuh dan pulih kembali.

“Serta tetap tegar menghadapi musibah ini. Begitu juga kepada ke 3 anaknya, untuk tabah dan kuat agar selalu sehat dan panjang umur dijauhkan dari segala penyakit, dilindungi Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.

Dikatakannya, dengan kepergian almarhum maka telah menambah jumlah korban jiwa perawat Sumut baik suspek dan terkonfirmasi COVID-19 menjadi yang ke-4. Di samping itu kepada para sejawat perawat dan tim medis serta pihak pihak yang berjuang selama almarhum dirawat, Mahsur menyampaikan rasa terimakasih.

“Semoga pengabdian mereka menjadi amal ibadah serta tetap semangat menjalankan misi kemanusiaan merawat pasien terdampak pandemi COVID-19,” ujarnya. [KM-05]

Berkomentarlah secara bijaksana dan hindari menyinggung SARA. Komentar sepenuhnya menjadi tanggungjawab komentator.