MEDAN, KabarMedan.com | Pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution dan Aulia Rachman pada kampanye Pilkada 2020 lalu sempat menyatakan bahwa pihaknya akan berkantor di wilayah Medan Utara jika terpilih menjabat sebagai Pemerintah Kota Medan. Hampir tiga bulan menjabat setelah dilantik pada tanggal 26 Februari lalu, janji tersebut mulai dipertanyakan.
Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman mengatakan bahwa, usai dilantik dirinya dan Bobby sempat membahas hal tersebut bersama dengan masyarakat Medan Utara. Menurutnya, ada yang harus dibenahi di inti Pemerintah Kota Medan, sebelum terjun untuk berkantor di Medan Utara.
“Ada beberapa saya sampaikan, dan Pak Wali juga sampaikan ke mereka supaya ini sama-sama paham. Seperti kita punya rumah, rumah ini pintunya belum selesai, kondisi belum baik. Kita tinggali itu kan gak bisa,” ujarnya pada Kamis (20/5/2021).
Ia juga mengatakan bahwa pihak Pemko Medan sudah menyampaikan beberapa kali kepada perwakilan untuk turun ke daerah Medan Utara agar dapat melihat dan merasakan langsung kondisi masyarakat di sana. Akan tetapi Aulia juga menegaskan bahwa meskipun tak berkantor di Medan bagian Utara, perhatian untuk wilayah tersebut tak lepas dari amatan pak Wali Kota Medan maupun dirinya.
“Salah satu contoh, pak Wali dapat informasi tanggul di Kampung Nelayan. Itu tanggulnya rusak. Beliau langsung turun kesana dan instruksikan alat berat untuk memperbaiki tanggul. Jadi informasinya itu beliau dapat dari media sosial itu langsung direspon,” ucapnya.
Menurutnya, hal yang paling utama untuk dibenahi diwilayah skala prioritas ini adalah infrastruktur. Dirinya juga menjelaskan bahwa, saat ini Bobby bersama Kementerian sedang membuat desain agar Medan Utara tak terkena air rob.
“Insya Allah bulan 9 atau 10 kajiannya selesai. Dan ini bagaimana caranya Pak Wali bisa mengatasi konflik sosial dibawah terkait pembangunan tanggul rob di Belawan itu sudah dipikirkan pak Wali dengan anggaran diatas Rp6 Triliun,” ujarnya. [KM-06]














