MEDAN, KabarMedan.com | Seorang nelayan ditemukan tewas di perairan Belawan, pada Jumat (10/3/2017) setelah dua hari hilang. Korban yang diketahui bernama Julianto (35), warga Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan ini, diduga tewas akibat tenggelam.
Informasi dihimpun, korban mendapat tawaran dari temannya Hendrik untuk menggunakan sampan miliknya karena sampan milik Julianto mengalamai kerusakan. Korban pun segera pergi ke laut menggunakan sampan pinjaman tersebut.
“Kupinjamkan sampan untuk pergi melaut. Tapi sampanku ditemukan orang di tengah laut, sementara Julianto gak nampak, entah tenggelam dimana,” ungkap Hendrik
Mendapat informasi bahwa Julianto jatuh dari sampan dan tenggelam, sanak keluarga pun sibuk mencari korban kesana kemari ke tengah laut.
Pada Jumat (10/3/2017) sekira jam 17.30 WIB ada nelayan yang menemukan mayat korban Julianto mengambang di perairan Belawan dan memberitahukan kepada petugas Polairud Belawan yang kemudian memboyong jenazah korban ke Mako.
Ketika dikonfirmasi, Kasubdit Gakkum AKBP Drs Den Martin Nasution membenarkan peristiwa tersebut.
“Benar ada seorang nelayan tewas tenggelam di laut, saat ini jenazahnya kita bawa ke RS Bhayangkara untuk diotopsi,” pungkas Den Martin. [KM-03]














