Tak Temui Massa Aksi, Gubsu Kembali Dikatakan Pengecut Oleh HMI Cabang Medan

HMI Cabang Medan di Depan Kantor Gubernur Sumatera Utara (Foto: KabarMedan.com)

MEDAN, KabarMedan.com | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Medan kecewa dengan ketidak hadiran Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi untuk menemui massa aksi pada unjuk rasa penolakan Omnibus Law, Kamis (8/10/2020).

Setelah melakukan orasi, bakar ban serta penampilan musik, Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Medan membacakan pernyataan sikap dan tuntutannya kepada Pemerintah Provinsi Sumut.

Terdapat lima poin tuntutan yang dilayangkan oleh HMI Cabang Medan.Tiga diantaranya adalah yang pertama, menuntut DPR-RI untuk membatalkan kembali Omnibus Law yang telah diketuk palu tanggal 5 Oktober lalu.

Kedua, HMI Cabang Medan meminta kepada Gubernur Sumatera Utara untuk segara membuat surat yang ditanda tangani oleh HMI Cabang Medan, ditanda tangani oleh ketua DPRD Sumut, ditanda tangani oleh Gubernur Sumatera Utara untuk dilayangkan kepada Presiden Joko Widodo tentang aspirasi yang sampaikan.

Baca Juga:  Polres Sergai Musnahkan Barbut Narkoba, 100 Gram Sabu dan 19 Butir Ekstasi

Ketiga, HMI Cabang Medan meminta kepada Gubernur Sumatera Utara untuk memberikan dampingan hukum kepada mahasiswa dan pelajar yang ditangkap oleh Kepolisian.

HMI Cabang Medan yang menyatakan kekecewaannya kembali menyebut bahwa Gubernur Sumatera Utara adalah seorang pengecut.

“Atas rasa kekecewaan kita kepada sang jenderal, kali ini yang kedua kali, tidak jua mampu untuk menemui kita. Padahal beliau katakan di media bahwa beliau bukan pengecut. Kali ini kita katakan lagi, bahwa sang jenderal tersebut adalah betul pengecut,” teriak massa aksi.

Baca Juga:  Program IM3 Pasti Simpel Buat Pelanggan Sumatra Bawa Pulang Motor Listrik

Aksi yang dilakukan secara damai ternyata tak membuat HMI Cabang Medan ditemui oleh Gubernur Sumatera Utara, massa aksi terus menyuarakan kekecewaannya.

“Kami tidak membawa pentungan, kami tidak membawa mobil baraccuda, bahkan mobil watercanon, tetapi kita tidak mampu menjumpainya,” katanya.

Gagal menemui Gubernur, HMI Cabang Medan berkata mereka akan kembali lagi turun ke jalan menyuarakan aspirasi.

“Kami nyatakan kami akan pulang, namun kami tetap akan kembali,” pungkasnya. [KM-06]