Telkomsel Tantang Para Filmmaker di Kompetisi The 5-Min Video Challenge Season 2

MEDAN, KabarMedan.com | Telkomsel kembali menantang filmmaker anak muda Medan untuk memproduksi video pendek berkualitas internasional pada kompetisi‘The 5-Min Video Challenge’. Dua pemenang video terbaik dari kompetisi domestik akan dikirim sebagai perwakilan Indonesia ke Singapura untuk diadu dengan para pemenang dari negara lainnya dalam kompetisi regional.

‘The 5-Min Video Challenge’ merupakan kompetisi video regional yang mulai diadakan pada tahun 2016 dan merupakan hasil kolaborasi dari operator seluler yang tergabung dalam Singtel Group, yakni Singtel (Singapura), Optus (Australia), AIS (Thailand), Airtel (India danAfrika), Globe (Filipina), dan Telkomsel (Indonesia).

Kompetisi ini terbuka untuk seluruh filmmaker yang merasa tertantang untuk menciptakan konten berkualitas yang dapat menggugah perhatian masyarakat luas. Mengangkat tema ‘Connecting Lives’, kompetisi ini menantang kreativitas dan pemikiran partisipan untuk menginterpretasikan hubungan antara cara kita melihat dunia dan bertindak sehari-hari dengan berbagai kejadian yang mengantarkan kita padahal penting dalam hidup. Video berdurasi 5 menit tersebut juga menjawab berbagai pertanyaan mengenai hal yang dapat memisahkan maupun menghubungkan kita pada sesama.

Di Medan, sosialisasi The 5-Min Video Challenge mengajak lebih dari 300 orang dari Komunitas Filmmaker se- Kota Medan, Mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi jurusan Multimedia dan mengajak anak muda Medan yang mempunyai minat dan bakat di bidang fotografi, film dan akting.

Kegiatan dilaksanakan di Gedung Pengadilan Semu, Fakultas HUKUM USU pada 30 Agustus 2017 siang. Seluruh peserta akan mengikuti workshop secara gratis dengan pembicara Mouly Surya (Film Director) dan Ilya Sigma (Script Writter). Dalam workshop ini, peserta diberikan kesempatan untuk bertanya, menggali informasi untuk mengembangkan kreativitas dan potensi yang dimiliki.

“The 5-Min Video Challenge memberikan kesempatan untuk filmmaker Indonesia membuktikan kemampuannya hingga tingkat regional.Dengan tema ‘Connecting Lives’, tantangan ini menjadi platform bagi siapapun yang percaya bahwa konten video yang berkualitas memiliki kekuatan untuk menyatukan orang-orang dari berbagai belahan dunia,” kata General Manager Sales Regional Sumbagut, Jakson Sihombing, Jumat (25/8/2017).

Pada kompetisi domestik, para juri akan memilih 10 kandidat video terbaik. Dari 10 kandidat tersebut, akan dipilih kembali 5 video favorit berdasarkan voting terbanyak yang masing-masing berhak mendapatkan Rp 50 juta, serta 2 video terbaik pilihan dewan juri yang masing-masing berhak mendapatkan uang tunai Rp 150 juta dan Rp 75 juta.

Kedua tim finalis akan mewakili Indonesia untuk berhadapan dengan pemenang dari negara lain di final kompetisi regional di Singapura. Seluruh tim finalis yang berasal dari Indonesia, Singapura, Thailand, Filipina, Australia, Gabon, dan Ghana akan berkompetisi di babak final yang diadakan di Singapura pada 22 November 2017,” ujarnya.

Pada tahap ini akan diumumkan 2 video favorit regional dengan voting terbanyak, serta pemenang utama berdasarkan penilaian panel juri. Pemenang utama kompetisi regional akan mendapatkan 30 ribu USD dan pemenang kedua mendapatkan 15 ribu USD. “2 video favorit regional dengan voting terbanyak akan mendapatkan 3 ribu USD dan 2 ribu USD,” ucapnya.

Pada kompetisi ini, sederetan nama yang tidak asing lagi di dunia perfilman nasional akan ikut serta sebagai juri, yaitu Joko Anwar, Mouly Surya dan Lucky Kuswandi. Selain itu, akan ada guest speaker untuk memberikan gambaran lebih lengkap mengenai kompetisi ini dan berbagi tips pembuatan video (videomaking), yaitu Dimas Djayadiningrat, Fajar Nugros, Darius Sinathrya, Aghi Narottama, Cut Mini, Ilya Sigma, Salman Aristo, dan Jenny Yusuf.

Workshop The 5-Min Video Challenge sendiri akan diadakan di berbagai kampus di tujuh kota di Indonesia, seperti Surabaya (21 Agustus), Makassar (24 Agustus), Bandung (29 Agustus), Medan (30 Agustus), Jakarta (4 dan 18 September), Bali (6 September), dan Yogyakarta (8 September).

“Pada tahun lalu video ROTASI dari Indonesia berhasil menjadi pemenang utama‘The 5-Min Video Challenge’. Video karya Destian Rendra ini bercerita tentang seorang fotografer yang sedang terjebak dalam rutinitas pertengkaran dengan sahabat dan kekasihnya, sehinggaia kehilangan keyakinan akan istilah ‘Bumi Berotasi’, yang berarti bahwa kita tidak akan berada di situasi yang sama selamanya. Namun perjalanan yang dialami dapat merubah perspektifnya akan rotasi kehidupan,” jelasnya.

Informasi lengkap mengenai kompetisi ‘The 5-Min Video Challenge’ bisa diakses di https://5minvideo.id/dan http://www.the5minvideo.com/ serta untuk mendaftar sebagai peserta video challenge di.http://bit.ly/T5MVC Medan. [KM-03]