Walesa Simanjutak, salah satu peserta dari Sibolga mengatakan, ia mengikuti Toba Charity Run karena ingin memberikan dukungan bagi kegiatan Alusi Tao Toba untuk memberikan akses buku bacaan berkualitas bagi anak-anak di seputaran Danau Toba.
“Saya ingin memberikan dukungan demi pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak di seputaran Danau Toba,” ujar Walesa.
Usai berlari, peserta Toba Charity Run mengunjungi Sopo Belajar (rumah belajar) Sosor Mual, Lumban Silintong, Balige yang merupakan sopo belajar yang dikelola oleh Alusi Tao Toba. Di sopo belajar ini, Togu Simorangkir, selaku Ketua Yayasan Alusi Tao Toba membagikan mimpi-mimpinya tentang pendidikan bagi anak-anak di sekitar Danau Toba kepada seluruh peserta Toba Charity Run.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua peserta Toba Charity Run yang sudah memiliki kerelaan untuk berbagi. Apa yang kita lakukan hari ini adalah untuk menjaga mimpi-mimpi anak-anak di sekitar Danau Toba,” ucap Togu.
Bersamaan dengan Toba Charity Run, para peserta di luar kota yang ingin ikut berlari tetapi tidak bisa hadir di Balige bisa ikutan berlari dalam event ‘Berlari di Kotamu’. Sekitar 50 orang peserta dari berbagai Kota dan Negara ikut terlibat dalam event ini. Mereka berlari kemudian mengunggah track lari mereka ke social media untuk mendukung kegiatan Alusi Tao Toba. Semua donasi yang terkumpul dalam kegiatan ini akan digunakan untuk biaya operasional kapal belajar dan sopo belajar yang dikelola oleh Alusi Tao Toba.
Baca Halaman Selanjutnya













