MEDAN, KabarMedan.com | Polresta Deli Serdang membentuk tim khusus untuk pengungkapan kasus tewasnya Nick Wilson (13) dan M. Zailani (35) yang mayatnya dibuang ke sungai.

Kasatreskrim Polresta Deli Serdang, Kompol M. Firdaus mengatakan, pihaknya terus bekerja keras dalam mengungkap kasus tersebut.

“Iya, kita bentuk tim khusus untuk kedua kasus ini. Harus kerja keras (kali ini),” kata Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol M. Firdaus, Rabu sore (26/8/2020).

Untuk kasus Nick Wilson, kata Firdaus, hingga saat ini pihaknya sudah memeriksa 32 orang saksi. Sedangkan dalam kasus Zailani, ada 5 orang yang diperiksa sebagai saksi.

Baca Juga:  Kapolres Sergai Pasang Stiker Pemantul Cahaya ke Sejumlah Truk di Jalinsum Antisipasi Tabrak Belakang

“Tersangka belum. Yang diperiksa itu masih saksi,” jelasnya.

Diberitakan, jasad Nick Wilson (13) ditemukan di Sungai Merah, Dusun V, Desa Sei Merah, Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang, Rabu (19/8/2020).

Korban ditemukan dalam keadaan mengenaskan. Hampir seluruh badannya, kecuali bagian kepala, dimasukkan ke dalam karung.

Awalnya polisi sempat kesulitan mengidentifikasi korban karena kondisi mayat sudah rusak. Setelah dilakukan pengangkatan sidik jari, korban diketahui bernama  Nick Wilson (13), pelajar SMP 2 Galang.

Baca Juga:  Polres Sergai Bongkar Peredaran Pupuk Palsu dan Penyelewengan BBM Bersubsidi

Sementara itu, jasad M. Zailani (35) ditemukan mengapung di Sungai Belumai, Kecamatan STM Hilir pada Minggu sore (23/8/2020).

Warga Desa Bengkel, Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai itu, ditemukan oleh warga bernama Rehulina.

Saat itu, korban dalam keadaan telungkup dan hanya mengenakan celana dalam. Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit. Setelah itu, diketahui korban mengalami luka robek di bagian kepala, memar di kaki dan pinggang. [KM-05]

Berkomentarlah secara bijaksana, komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator.

Please enter your comment!
Please enter your name here