Tersangka NN: Robinson Silaban Abang Angkat Saya

Tersangka NN menyebut KD dan IRV adalah anggotanya dan menggajinya. Bahkan, korban tembak disebutnya sebagai abang angkatnya.

MEDAN, KabarMedan.com | Tersangka NN membantah pernyataan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko yang menyebut dirinya menyuruh KMS untuk meneror dan mengambil KD dan IRV. Menurutnya, KD dan IRV adalah anggotanya dan menggaji mereka. Bahkan, Aiptu Robin, yang menjadi korban penembakan oleh KMS disebutnya sebagai abang angkatnya.

Diketahui, NN dan KMS dihadirkan di Mapolrestabes Medan pada Selasa (3/11/2020) sore saat konferensi pers terkait kasus penembakan anggota Polsek Medan Barat, Aiptu Robin pada Selasa (27/10/2020) siang. KMS terduduk kesakitan di kursi roda karena kakinya ditembak. NN disebut sebagai orang yang menyuruh KMS untuk meneror dan mengambil 2 orang untuk menemuinya.

Dalam konferensi pers tersebut, Riko mengatakan sebelum aksi penembakan itu, KMS dan 5 orang rekannya disuruh oleh NN untuk menjemput dan mengambil 2 orang untuk menemuinya. Saat itu, Aiptu Robin kebetulan berada di tempat tersebut saat KMS memecah kaca-kaca dan merusak peralatan di bengkel di Jalan Ringroad/Gagak Hitam pada Selasa (27/10/2020) siang.

Baca Juga:  Polres Sergai Musnahkan Barbut Narkoba, 100 Gram Sabu dan 19 Butir Ekstasi

Berawal pada 26 Oktober KMS, warga Percut Sei Tuan mendapat perintah dari seorang perempuan berinisial NN untuk menjemput atau mengambil seseorang berinisial KD dan IRV. Kemudian pada tangal 27 Oktober, KMS beserta 5 orang lain yang masih DPO, yang mana 3 di antaranya sudah dikenali dan 2 orang diselidiki, mendatangi bengkel KD di Jalan Ringroad/Gagak Hitam.

“Jadi dia disuruh NN untuk meneror dan mengambil KD dan IRVuntuk dibawa ketemu NN. Terkait dengan uang dan usaha bersama. NN ini tersangka kasus penipuan dan sampai sekarang tidak kooperatif makanya kita tahan,” katanya.

Baca Juga:  Program IM3 Pasti Simpel Buat Pelanggan Sumatra Bawa Pulang Motor Listrik

Saat Riko mengatakan hal tersebut, terlihat NN menggelengkan kepala. Usai pemaparan, kepada wartawan NN membantah hal tersebut. Dikatakannya, dia tidak pernah meminta KMS untuk menemui KD. “Saya tidak pernah meminta untuk menemui KD. Tidak pernah. Mereka itu semua anggota saya. Saya yang menggaji mereka semua. Mau KD, IRV, dan Robinson Silaban adalah Abang saya. Abang angkat,” katanya.

Ketika ditanya digaji atas pekerjaan apa, NN hanya menjawab bahwa dirinya seorang wiraswasta. Mengenai penipuan seperti yang disampaikan Riko, NN juga menjawab dengan singkat. “Faktanya kan sudah diungkap. Semua murni politik. Kita buktikan saja fakta dan realitanya nanti dengan kebenaran menurut, itu yang saya inginkan,” katanya. [KM-05]