Menteri PUPR Sebut Perbaikan Pasca Banjir di De Flamboyan Selesai 3 Minggu

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono dan jajarannya bersama Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi meninjau lokasi banjir besar di perumahan De Flamboyan di Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Tuntungan, Senin (712/2020) siang. Foto : KabarMedan.com

MEDAN, KabarMedan.com | Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono dan jajarannya bersama Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi meninjau lokasi banjir besar di perumahan De Flamboyan di Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Tuntungan, Senin (712/2020) siang.

Dijelaskannya, banjir terjadi di mana-mana. Tidak hanya di Sumatera Utara, tetapi juga di Aceh Utara. Dia berbagi tugas dengan Wakil Menteri PUPR, Wempi Wetipo. Dia ditugaskan oleh Presiden RI Joko Widodo untuk melihat ke Sumatera Utara.

“Ada beberapa lokasi. Tadi di kantor balai saya sudah dapat laporan, ini kelihatannya yang parah. Menurut saya ini karena curah hujan yang tinggi sampai 560 mm. Pasti akan kita tangani ini. Kita lihat beberapa hal, mungkin ini terlalu curam sungainya. Ini kan sudetan,” katanya.

Baca Juga:  Listrik Padam, Cafe di Kota Medan Padat

Menurutnya, ada dua hal yang akan dilakukan. Pertama pembuatan ground shield, yakni meninggikan dasar sungai supaya arusnya tidak terlalu deras sehingga tidak menghantam kiri kanan tebing.

“Ada 2 hal, satu kita mau bikin ground shield di hilir, meninggikan dasar sungai supaya arusnya tidak terlalu deras sehingga tidak menghantam kiri kanan tebing. (ini) Tebingnya juga saya kira tidak dibuat proper. Tidak terlalu kuat karena kelihatan tidak ada pemadatan. (kedua) Nanti akan kita padatkan kemudian kita perbaiki,” katanya.

Dia memprediksi akan selesai dalam 3 minggu karena kemungkinan banjir besar akan datang. Mengingat, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, saat ini musim hujan ada terjadi lanina dan awan dari lautan Hindia yang membawa uap air lebih banyak.

Baca Juga:  Indosat Teken MoU Cetak 1 Juta Talenta Digital Indonesia Melalui AI

Penanganan Darurat
Dijelaskannya, penanganan yang dilakukan saat ini sifatnya adalah darurat dengan pemasangan geobag yang padat dan lebih berat. Jika yang melewati air, tidak masalah. Namun jika yang melewati bercampur dengan tanah, itu yang mengakibatkan banjir bandang.

“(ini) perbaikan darurat, nanti setelah musim kering, nanti kita akan tangani secara menyeluruh,” katanya.

Dari Kampung Lalang Hingga Tebing Tinggi
Basuki menambahkan selain penanganan di De Flamboyan, juga akan dilakukan penanganan untuk banjir di Kampung Lalang, Langkat, Tebing Tinggi. “Tebing Tinggi itu sama, tanggulnya yang jebol saya sudah dapat laporan dari kepala balai. Kita akan perbaiki,” katanya. [KM-05]