PON XX di Papua, KONI Sumut Usulkan Extra Flight untuk Bawa Ratusan Atlet

Ketua KONI Sumut, John Ismadi Lubis. (Istimewa)

MEDAN, KabarMedan.com | Komite Olahraga Nasional Indonesia Sumatera Utara (KONI Sumut), John Ismadi Lubis mengusulkan adanya extra flight untuk mengangkut atlet Sumut dari Jakarta ke Papua pada pelasksanaan PON XX di bulan Oktober mendatang.

“Kalau penerbangan reguler itu akan ribet dan atlet akan lelah dalam perjalanan. Jadi kita usulkan ke KONI Pusat adanya penerbangan tambahan,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (2/7/2021).

Menurutnya, KONI Pusat menyambut baik usulan tersebut. Dalam pelaksanaannya, akan dicari perusahaan yang mencarter pesawat Garuda. “Kita sampaikan ke Ketua KONI yang lain dan Ketua KONI Pusat, mereka mendukung. Awal Agustus nanti kita akan melakukan CDM meeting dan DRM meeting, di situlah nanti finalnya,” ujarnya.

Meski begitu, dia tetap meminta official atlet Sumut tetap mengatur penerbangan reguler, untuk mengantisipasi jika skenario Extra Flight gagal. John juga memastikan, dalam hasil rapat bersama KONI Pusat, Menpora mengatakan jadwal pelaksanaan PON XX Papua hingga hari ini belum ada penundaan.

“Kalau untuk jadwal aman belum ada penundaan. Tidak ada masalah, tapi pelaksanaan diarahkan tanpa penonton,” ujarnya.

Baca Juga:  Polres Sergai Musnahkan Barbut Narkoba, 100 Gram Sabu dan 19 Butir Ekstasi

Diketahui, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menegaskan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX akan tetap dilaksanakan pada 2-15 Oktober 2021 di Papua. Tata cara pelaksanaan juga terus dikaji. Termasuk opsi tentang pelaksanaan PON tanpa penonton, penyediaan kapasitas penonton hanya sebagian, atau tetap dilaksanakan secara normal.

Jalani latihan di Asrama haji
ISmadi menambahkan, ratusan atlet Sumut dijadwalkan melakukan pemusatan latihan atlet Sumut yang akan berlaga di PON XX Papua, bertempat di Asrama Haji Jalan AH Nasution, Sabtu (3/7/21) besok.

“Kita sudah masuk ke agenda Platda penuh. Besok seluruh atlet Sumut akan kita pusatkan latihan di Asrama Haji Medan. Di sana pemusatannya, tapi latihannya tetap di sentra pelatihan masing-masing,” ujarnya.

Pada atlet di sana untuk kebersamaan, sekaligus membangun jiwa korsa atlet kontingen Sumut menuju PON Papua. Dengan pemusatan latihan itu, kata John, para atlet akan didampingi secara penuh. Selama ini, kata dia, hanya dikontrol secara daring. Dengan dikumpulkan, maka latihan dapat dipantau.

Baca Juga:  Indosat Teken MoU Cetak 1 Juta Talenta Digital Indonesia Melalui AI

“Sampai ke kebutuhan makanan. Gizinya kita pertimbangkan dan perhitungkan, bahkan kita siapkan ahli gizi seorang profesor. Yang paling diperhatikan itu kalori para atlet,” katanya.

Pemusatan latihan dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Mulai dari menyediakan hand sanitiezer, menyedikan cuci tangan, kemudian menjaga jarak. Termasuk juga mekanisme makan akan dilakukan secara ketat, tidak ada atlet dan official yang membuka masker.

“Kalau izinnya kita sudah dapat dari Satgas Covid-19 Sumut seminggu lalu. Ada pengawasnya, kita tidak mau pemusatan latihan ini akan menjadi kluster baru,” ujarnya.

Sekadar informasi, sebanyak 197 atlet asal Sumut akan diberangkatkan dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang akan dihelat pada 2-15 Oktober 2021 mendatang.

Sumut sendiri akan mengikuti 28 cabang olahraga (cabor). Adapun cabor yang diprediksi mendulang medali untuk kategori individu diyakini datang dari cabang olahraga beladiri, seperti Tinju, Karate dan Wushu. [KM-05]