Tertangkap Saat Hendak Curi Baterai Trafo, Remaja Ini Malah Dikasih Makan Soto dan Disuruh Olahraga

RS (18) diberi makan dan minum warga setelah kepergok hendak mencuri baterai trafo.

MEDAN, KabarMedan.com | Sebanyak delapan video berdurasi pendek tersebar di aplikasi percakapan WhatsApp memperlihatkan seorang remaja dikerumuni warga. Dia diberi makan, minum dan rokok, hingga olahraga. Video itu juga diunggah di sejumlah akun Instagram dan viral. Remaja itu ternyata kepergok oleh warga di Kecamatan Medan Marelan hendak mencuri baterai trafo.

Seorang warga bernama Sigit, ketika dihubungi pada Jumat (9/7/2021) siang menyatakan peristiwa itu terjadi di depan rumahnya di Lorong 35, Lingkungan 20, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan pada Jumat dini hari, tepatnya pukul 02.00 WIB. Dikatakannya, remaja itu bernama RS (18), warga Belawan.

Di video-video itu terlihat RS sedang memakan sesuatu berwarna putih. Menurut Sigit, yang dimakan RS adalah buah pepaya. Dia tampak ragu memakannya sehingga diyakinkan bahwa yang dimakannya adalah tak lain adalah pepaya. Saat itu, dia hanya mengenakan sendal jepit, bercelana pendek selutut, kaosnya dilipat di perutnya.

Setelah RS mengenakan kaos, dia duduk bersama dengan warga lainnya. Dinasehati. Saat itu, sebuah mobil dengan logo PLN juga tiba di lokasi. Dijelaskan Sigit, RS ditangkap warga yang memergokinya sedang memanjat tiang listrik yang terdapat trafo. Setelah diperiksa, RS mengaku hendak mencuri baterai di trafo tersebut.

Baca Juga:  Listrik Padam, Cafe di Kota Medan Padat
Tangkapan layar video saat RS disuruh berolahraga setelah kepergok warga hendak mencuri baterai trafo di Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan pada Jumat (9/7/2021) dini hari.

Dikatakannya, warga sebenarnya geram melihat kelakuan RS. Namun tidak sampai hati untuk memukulinya sehingga ada inisiatif untuk menasehatinya. Bahkan, RS juga diberi makan pepaya, nasi soto, rokok, dan juga minum. “Udah lah, kasian kecik kali pun. Pertama kasihkan lah pepaya, suruh makan,” katanya.

Setelah diberi makan pepaya, warga juga memberinya rokok. Warga yang melihatnya kelaparan, kemudian mengambilkan nasi mie dan soto. Dia makan bersama dengan warga yang menangkapnya. “Habis itu sampai pagi, tidur. Lapor kepling lah. Sampai jam 5. Cemana barang bukti belum ada dibawa. Baru dirusaknya sikit,” katanya.

Baca Juga:  Program IM3 Pasti Simpel Buat Pelanggan Sumatra Bawa Pulang Motor Listrik

Dijelaskannya, saat itu, petugas PLN juga sempat datang mengecek trafo tersebut. Namun karena hanya kerusakan sedikit, RS lah yang disuruh memperbaikinya. Tadi pagi, lanjut Sigit, RS disuruh olahraga. Mulai dari lari, tanpa mengenakan baju dan sendal. “Habis itu skot jump, push up, sit up ada lah 5 – 10 kali. Habis itu dilepas,” katanya.

Dijelaskannya, warga sempat menginterogasi RS yang mengaku sebagai warga dari Belawan. Dia datang ke tempat tersebut bersama rekannya yang mengantarnya dengan sepeda motor lalu pergi. Sigit mengaku sempat mengunggah video tersebut di Facebook, dan mendapat komentar seseorang yang meminta agar RS ditahan karena sudah melarikan sepeda motornya.

“Udah sempat kami lepas lah baru dia komen. Orang tak tahu kan. Mukanya pun kasian kali,” katanya. [KM-05]