MEDAN, KabarMedan.com | Merasa dianaktirikan, seorang pemuda di Jalan T. Amir Hamzah, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat tega membunuh ayah dan abang kandungnya di rumahnya. Pembunuhan itu dilatarbelakangi perasaan dianaktirikan oleh sang ayah.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi kepada wartawan pada Senin (30/8/2021) siang mengatakannya. Dijelaskannya, sebelum terjadinya pembunuhan, pelaku yang berinisial MA (21) meminta sesuatu kepada ayah kandungnya namun tidak diberikan.
Dari situ pelaku sakit hati dan merasa dianaktirikan karena abang kandungnya, Rski S (21) permintaannya selalu dipenuhi. “Motifnya, sakit hati dan dendam karena tersangka merasa dianaktirikan. Jadi, waktu malam kejadian, permintaan tersangka tidak dipenuhi sehingga sakit hati dan merasa dianaktirikan,” ujarnya.
Pihaknya sudah memeriksa kondisi kejiwaan MA dan kondisinya normal. Hasil pemeriksaan urine pun, menunjukkan negatif. Sebagaimana diketahui, pelaku menghabisi nyawa korban yakni ayah dan abang kandungnya dengan senjata tajam. Kedua korban mengalami luka tusukan di sekujur tubuhnya. Pembunuhan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di tempat tinggal mereka. [KM-05]














