MEDAN, KabarMedan.com | Seorang perempuan paruh baya tiba-tiba mengalami stroke saat mengendarai mobilnya bersama anaknya yang masih berusia 9 tahun di Jalan T. Amir Hamzah, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai pada Rabu (3/11/2021) sore. Akibatnya, mobil yang dikendarainya menabrak kendaraan lain di depannya dan saat itu anaknya menjerit dari dalam mobil. Warga sempat meneriakinya menculik anak.
Kasubbag Humas Polres Binjai, AKP Siswanto Ginting mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.15 WIB. Saat itu, Honda HRV BK 1755 RO warna putih yang dikendarai oleh Syaidatul Akmal (48), warga Kelurahan Nangka bersama anaknya, Soraya (9) dikejar massa karena diduga menculik anak di Jalan T. Amir Hamzah, Binjai.
Bermula saat Syaidatul pulang ke rumahnya dari arah Tandam memnuju Binjai. Pada saat diperjalanan Syaidatul mengalami stroke secara tiba-tiba. Hal tersebut membuat anaknya terkejut dan menjerit meminta tolong setelah menurunkan kaca mobil. Teriakan minta tolong itu disahuti oleh warga dan pengguna jalan di lokasi dengan meneriakinya ada penculikan anak di mobil.
“Si pengemudi yang dalam keadaan stroke tanpa disadari menabrak kendaraan lain, Toyota Rush dengan nomor polisi B 1310 PJO sehingga mobil terhenti. Ya saat itu, Syaidatun kondisi pingsan,” katanya, Kamis (4/11/2021) sore.
Hal tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Binjai Utara sehingga langsung ditanggapi Kanit Reskrin Ipda J. Sitanggang, bersama 3 personilnya turun ke TKP. Tindakan pertama sekali yang di lakukan oleh kepolisian Polsek Binjai Utara yaitu membawa Syaidatun ke Rumah Sakit Bidadari Binjai guna pertolongan medis. Dalam hal tertabraknya mobil yang posisinya di depan itu, sudah dimediasi dan kedua belah pihak sepakat utk berdamai.
mobil Honda HRV BK 1755 RO diamankan di Polsek Binjai Utara. “Jadi tidak benar ada penculikan anak. Itu kondisi ibunya masih dirawat di RS Bidarari. Tentang yang ditabraknya, mereka sudah sepakat diperbaiki,” katanya.
Dalam video yang tersebar, terlihat mobil itu melintang di jalan dan dikerumuni warga. Terdengar suara-suara makian dan klakson kendaraan sehingga membuat suasana semakin riuh. Terlihat di video, Syaidatun di dalam mobil hanya diam saja ketika orang-orang semakin ramai di sekeliling mobilnya. [KM-05]














