Antisipasi Penyebaran Omicron, Gubsu Edy Rahmayadi Akan Awasi Jalur Masuk Ilegal Sumut

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. (foto: istimewa)

MEDAN, KabarMedan.com | Omicron menjadi salah satu varian baru corona yang tengah diwaspadai oleh berbagai negara termasuk Indonesia. Varian baru ini pertama kali terdeteksi di Botswana, Afrika Selatan pada 26 November 2021.

Varian terbaru Omicron diduga dapat menyebar dengan mudah.  Oleh karena itu, untuk mengantisipasinya Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi akan menutup dan mengawasi lintas jalur masuk ilegal yang ada di Sumut.

Wilayah perairan akan menjadi jalur ilegal yang diawasi dengan ketat khususnya di Wilayah Batubara dan Kota Tanjung Balai.

Baca Juga:  Timsel KI Sumut Mulai Verifikasi 112 Berkas Calon Anggota

“Saya sudah konfirmasi kepada pejabat setempat agar melakukan penekanan di daerah tersebut supaya tidak kecolongan,” ucap Edy, Kamis (2/12/2021).

Edy mengatakan bahwa saat ini kondisi di Sumut masih dalam kategori aman dari penyebaran varian omicron ini karena pintu masuk kedatangan internasional di bandara dan pelabuhan masih diawasi dengan ketat.

Menurut Satgas Covid-19 Sumatera Utara, dr Inke Lubis salah satu upaya yang bisa kita lakukan untuk menutup kemungkinan adanya penyebaran varian omicron adalah dengan membatasi kedatangan orang-orang dari luar negeri.

Baca Juga:  Pegadaian Gelar Kuliah Umum dan Literasi Keuangan di Universitas Satya Terra Bhineka

Satgas Covid-19 Sumut akan melakukan pengawasan ketat dengan cara memberlakukan proses karantina bagi pelancong luar negeri ataupun orang yang hendak masuk ke tanah air.

“Saya tetap mengimbau masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan dan 3M karena kita belum tahu bagaimana cara yang efektif dalam mencegah varian omicron ini,” kata Inke. [KM-102]