Jenazah Pria Ditemukan Tergeletak di Rumah dengan Kondisi Hidung Berdarah Diduga Alami Hipertensi

SERDANG BEDAGAI, KabarMedan.com | Seorang pria ditemukan meninggal dunia tergeletak di rumah mantan pimpinan DPRD Sergai, M.Y. Basrun, Dusun I Desa Kota Galuh Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Jumat (7/1/2022) sekira pukul 17:30 WIB.

Informasi yang diperoleh bahwa korban pertama kali ditemukan oleh Sarfunisla (53) seorang IRT Dusun I Desa Kota Galuh, Kecamatan Perbaungan, Sergai dalam kondisi tergeletak di dalam rumah milik H MY Basrun dengan kondisi korban mengeluarkan darah dari hidung dan mulut, dan diketahui bernama Iwan Winardi Pandiangan (42) warga Gang Bill Dusun I, Kecamatan Perbaungan.

Baca Juga:  Listrik Padam, Cafe di Kota Medan Padat

Warga yang sekitar yang sempat heboh lantas melaporkan peristiwa penemuan mayat tersebut ke Mapolsek Perbaungan.

Selanjutnya Kapolres Sergai AKBP Dr Ali Machfud melalui Kapolsek AKP M. Pandiangan, dikonfirmasi Sabtu, (8/1/2022) membenarkan peristiwa penemuan seorang pria meninggal dunia dalam kondisi tergeletak dalam rumah milik H MY Basrun Desa Kota Galuh.

Menurutnya pada hari Jumat (7/1/2022) sekira pukul 13.00WIB, bahwa Kanit Intel Polsek Perbaungan Aiptu Titok Supraptu mendapat informasi dari warga bernama Bagus Paslah (35) Warga Dusun I Desa Kota Galuh Kecamatan Perbaungan, Serdang Bedagai.

Menurutnya adanya mayat yang tergeletak di Rumah H. M Y Basrun yang terletak di Dusun I Desa Kota Galuh Kecamatan Perbaungan, Sergai.

Baca Juga:  Program IM3 Pasti Simpel Buat Pelanggan Sumatra Bawa Pulang Motor Listrik

Selanjutnya Kanit intel polsek Perbaungan menghubungi Kanit Reskrim Polsek Perbaungan Ipda Zulpan Ahmadi bahwa adanya mayat di Rumah H. M Y Basrun yang terletak di Dusun I Desa Kota Galuh Kecamatan Perbaungan.

Atas laporan tersebut, tim langsung mengecek lokasi dan benar seorang laki laki tergeletak di dalam rumah dalam kondisi meninggal dunia. Kemudian korban dibawa ke RSU Melati Perbaungan.

“Hasil keterangan Dokter korban meninggal dunia diduga karena mengalam hipertensi atau tekanan dara tinggi,”pungkas Kapolsek.[KM-04]