Bupati Karo Percayakan APTI untuk Peningkatan Pertanian Tembakau

Bupati Karo dan DPC APTI Karo mengadakan pertemuan terkait program. (Foto-KM-07)

BERASTAGI, KabarMedan.com | Bupati Kabupaten Karo, Corry Sebayang mengundang Pengurus Cabang Asosiasi Petani Tembakau Indonesia Kabupaten Karo dalam pertemuan yang bertempat di Kantor Dinas Bupati Karo, Rabu (2/2/2022).

Pertemuan tersebut demi mensinergikan beberapa program yang telah direncanakan ketika berkampanye pada masa Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Karo tahun lalu.

Menurut Corry Sebayang, perlu ada gebrakan pembedayaan bagi Petani Tembakau Karo yang selama ini diketahui berjuang sendiri menjaga eksistensi produk pertanian tembakau yang mereka usahakan.

Corry Sebayang menjelaskan, berdasarekan peraturan Kementerian Keuangan Nomor 230/PMK.07/2020 tentang Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau sebesar Rp662.233.000.

Menurutnya, dari Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau yang diterima Pemda, sebesar 50 persen dialokasikan ke Dinas terkait. Sementara, sebesar 15 persen dialokasikan ke petani tembakau melalui DPC APTI Kabupaten Karo dalam bentuk Program Pendampingan dan Pemberdayaan.

Baca Juga:  Pertamina Perkuat Sinergi dengan BIN, Dukung Kelancaran Distribusi Energi

Corry Sebayang, melihat tembakau sebagai salah satu komoditas yang layak menjadi perhatian utama pemerintah, karena memiliki potensi ekonomi dan bisnis yang sangat besar.

“Dahulu kita dikenal karena Jeruk Manis, bahkan baru-baru ini Jeruk Manis Liang Melas berhasil menggugah Presiden membantu masalah kita di Liang Melas, kenapa tidak ke depannya Karo punya Branding Tembakau dan Kopi nomor satu se Indonesia, kan kita punya alam yang luar biasa mendukung untuk membudayakan duduk ngopi sambil menggulung rokok dari tembakau lokal,” papar Corry Sebayang, Rabu (2/2/2022).

Senada dengan Bupati Karo, Ketua DPC APTI, Kabupaten Karo, Roin Andreas Bangun menyatakan dukungan baik moril apalagi materil dari Pemda Karo sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas produk pertanian tembakau Karo.

Baca Juga:  Pegadaian Gelar Kuliah Umum dan Literasi Keuangan di Universitas Satya Terra Bhineka

Menurutnya, petani tembakau, APTI, dan Pemerintah adalah satu kesatuan yang apabila sinergis dalam pengelolaan komoditas tembakau asal Karo akan memberi dampak luar biasa bagi pembangunan dan pemasukan daerah.

“Tembakau adalah salah satu komoditas non tambang dan sektor non pajak yang membantu negara tetap bernafas lempang sampai saat ini, bukan tidak mungkin Tembakau menjadi sumber energi utama pembangunan fisik, psikis dan ekonomi di Kabupaten Karo ke depannya,” jelas Roin Andreas Bangun.

Pertemuan ini diakhiri dengan kesepakatan penyusunan program kerja pemberdayaan dan peningkatan pertanian tembakau Karo yang akan melibatkan banyak elemen terkait.

Bupati meminta DPC APTI Karo sebagai palang pintu dan motor penggerak utama yang berada di samping dan bersinergis sama tinggi dengan Pemda Karo melalui dinas terkait. [KM-07]