MEDAN, KabarMedan.com | Pengamat Ekonomi Sumatera Utara, Gunawan Benjamin mengatakan sejumlah harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Faktor pemicu naiknya sejumlah harga kebutuhan pokok ini adalah intensitas hujan yang cukup tinggi mengakibatkan panen yang bermasalah.
Selain itu, berakhirnya musim panen di sejumlah wilayah Karo seperti Kuta Buluh, Tiga Nderket dan Payung yang memproduksi cabai merah sempat mengalami penurunan produksi.
Sejumlah wilayah produksi itu saat ini mulai memasuki berakhirnya musim panen.
Gunawan menuturkan, selain cuaca dan akhir musim panen, kenaikan harga pupuk juga menjadi pemicu naiknya sejumlah harga kebutuhan pokok seperti cabai merah dan bawang merah.
“Harga kebutuhan pokok masyarakat belakangan ini relatif stabil. Meskipun ada sejumlah harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan. Saya pikir harga cabai merah masih dalam rentang harga yang wajar ya,” katanya, Selasa (15/2/2022).
Harga bawang merah saat ini dijual di kisaran Rp33 ribu per Kg. Demikian juga dengan cabai merah yang berada di kisaran Rp33 ribu per Kg.
“Memang seharusnya harga keekonomian untuk cabai dan bawang merah serta produk hortikultura lainnya akan bergerak ke atas setelah kenaikan harga pupuk,” tambahnya.
Sementara untuk bawang merah, kenaikan harga ini tidak terlepas dari mulai berkurangnya pasokan dari wilayah Jawa.
“Ke depan kita tetap harus mewaspadai segala kemungkinan yang bisa memicu kenaikan harga lanjutan. Sumber protein misalnya, meskipun harga telur dan daging ayam mengalami penurunan belakangan ini. Tetapi kenaikan harga pakan ternak ditambah dengan ancaman kenaikan biaya produksi lainnya yang bersumber dari harga pupuk berpeluang memicu kenaikan harga jual produk pertanian kita,” jelasnya.
Menurut Gunawan, ancaman tingginya inflasi masih terus menghantui. Meskipun pada bulan Februari ini, Sumut berpeluang mencetak deflasi.
Akan tetapi tren perkembangan harga energi dunia ditambah dengan potensi kenaikan suku bunga acuan global bisa memicu kenaikan harga pangan global.
Tanpa terkecuali kenaikan harga pangan di Sumut. “Tahun ini kita harus bekerja lebih keras untuk meredam inflasi dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” tandasnya. [KM-07]















