Polda Sumut Tegaskan Tidak Ada Keterlibatan Oknum Polri dalam Kasus Kerangkeng Manusia di Langkat

Foto: KM-05

MEDAN, KabarMedan.com | Dalam kasus kerangkeng di rumah Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin Angin di Dessa Raja Tengah, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, ada lima oknum Polri yang diduga terlibat dalam melakukan penganiayaan.

Terhadap kelima oknum tersebut, Polda Sumut sudah dilakukan pemeriksaan bersama Bid Propam Polda Sumut.

“Keterlibatan secara aktif, tidak ada,” ucap Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, kepada wartawan di Mapolda Sumut pada Sabtu (26/3/2022) sore.

Tatan mengatakan, pihaknya sudah tiga kali melakukan pemeriksaan terhadap lima anggota Polri tersebut.

Baca Juga:  Sekda Provsu Lepas Kloter 1 Jemaah Haji Sumut

Dikatakan Tatan, dari 5 orang itu, 1 orang berpangkat perwira menengah (Pama). Oknum tersebut, tidak pernah masuk atau menghampiri kerangkeng tersebut.

Sementara itu, ada tiga orang lainnya yang diperbantukan sebagai Liaison Officer (LO) saat pemilihan kepala daerah yang mana saat itu, Terbit Rencana Perangin Angin menjadi salah satu calon kepala daerah.

Dari tiga orang itu, 1 orang di antaranya pernah satu kali mencuci kendaraan di kolam di samping kerangkeng.

Satu lagi, warga yang jadi polisi, salah satu kerabat Terbit Rencana Perangin Angin kemudian dia ada 3 sampai 4 kali di situ. Sebelum menjadi polisi, warga tersebut juga beberapa kali mendatangi tempat itu.

Baca Juga:  Anggota DPRD Medan Lailatul Badri Temui Pendemo di Tengah Hujan, Limbah Pabrik Kecap Jadi Sorotan

“Berkaitan dengan penganiayaan tersebut, pada saat terjadinya penganiayaan, hasil pemeriksaan saksi-saksi maupun tersangka, yang bersangkutan tidak berada di situ. Namun pernah berkunjung ke situ,” paparnya.

Terkait mereka mengetahui namun kerangkeng manusia itu namun tidak melapor, Tatan memaparkan pihaknya bersurat ke Bid Propam Polda Sumut.

“Nanti kami akan bersurat ke Propam. Di sini Krimum. Propam terkait mengetahui namun tidak melapor atas peristiwa tersebut. (mereka bertugas di Polres Langkat dan Binjai) Iya,” tandasnya. [KM-05&KM-07]