SERDANG BEDAGAI, KabarMedan.com | Jasad seorang nelayan yang tenggelam pada Sabtu 02 April 2022 kemarin, akhirnya ditemukan warga Desa Nagur Kecamatan Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Sumatera Utara, Minggu (03/04/2022).
Jasad Indra (Nelayan yang tenggelam) pertama kali ditemukan oleh Syahruddin warga Dusun 1 Kampung Baru Desa Nagur saat melakukan pencarian bersama ratusan warga dan nelayan beserta pihak kepolisian Polsek Tanjung Beringin, Satpol Airud, dan KPLP di titik tenggelam tikungan aliran Teluk Sungai Sawit India Dusun 3 Desa Nagur, Sungai Bedagai.
Syahruddin mengatakan, saat dia sedang menyusuri pinggiran sungai masih belum menemukan jasad Indra, namun tergerak hatinya ingin beralih ke posisi tengah sungai, yang berjarak sekitar 100 meter dari korban tenggelam.
Lalu tepat pukul 11.00 Wib, dengan posisi meraba, Ia mendapati kaki kiri korban dan memegangnya. Lalu Syahruddin mengangkat jasad indra yang berada dalam posisi tengkurap.
“Waktu meraba itu, terpegang aku kakinya, terus kuangkat ternyata jasad korban dalam posisi telungkup, abis itu karena udah jumpa maka kupanggil orang – orang ini yang ikut mencari”, kata Syahruddin.
Setelah itu seluruh warga yang ikut mencari langsung menghampirinya dan turut membantu mengevakuasi jasad korban ke darat. Setelah jasad diangkat, langsung diberangkatkan menggunakan Mobil Ambulance ke rumah orang tuanya di Dusun VI Desa Nagur untuk makamkan.
Indra alias Mandra (29) sendiri diketahui tenggelam di Sungai Bedagai pada Sabtu 02 April 2022 kemarin. Ia tenggelam di tikungan aliran Teluk Sungai Sawit India Dusun 3 Desa Nagur, Sungai Bedagai.
Pada saat pulang melaut, Ia bersama rekan nelayan lain dalam satu sampan sedang mencuci jaring di Sungai Bedagai karena bermaksud akan libur esok harinya karena memasuki bulan puasa.
Namun nahas, saat sewaktu melintas di lokasi, korban seperti ditarik sesuatu sehingga terjatu ke sungai. Pemilik Sampan sekaligus Nakhoda, Sofyan (60) warga Dusun IV Desa Nagur, langsung berteriak kepada nelayan yang lain.
Secara spontan mereka pun ikut turun ke sungai mencari korban. Namun karena derasnya arus sungai menyulitkan mereka mencari korban. Warga sekitar yang mendengar kabar tenggelamnya korban juga ikut mencari namun tidak ditemukan.[KM-04]














